Di internal PDIP, Damayanti tercatat sebagai Tim Pemenangan Pilkada DKI Jakarta Jokowi-Ahok

Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi semalam menangkap anggota DPR dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti. Legislator perempuan berusia 46 tahun itu diduga terjerat kasus korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kementerian PUPR merupakan salah satu mitra kerja Damayanti di Komisi V DPR. Komisi itu melakukan pengawasan pada ruang lingkup infrastruktur dan perhubungan.

Damayanti, menurut politikus senior PDIP yang juga Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, merupakan pengusaha infrastruktur yang berasal dari keluarga kaya dan cukup terpandang. Bagi Tjahjo, tak ada alasan bagi Damayanti untuk terbelit perkara korupsi.

Dia sudah kaya, pengusaha infrastruktur. Sayang jabatan yang dia kejar dan berhasil dia dapat dengan kerja keras, dibayar mahal dengan suap atas proyek, kata Tjahjo.

Kiprah wanita kelahiran 1970 itu di sektor infrastruktur juga tercantum dalam daftar riwayat hidupnya di KPU. Damayanti misalnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktur Ciliwung Cisadane Kementerian PU, Sekretaris Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Komisaris PT Polatek Rancang Bangun (jasa konsultan Kementerian PU), dan Komisaris PT Adi Reka Tama (pengadaan barang dan jasa).

KPK Incar Politisi Senayan Sejak Tahun Lalu

Di internal PDIP, Damayanti tercatat sebagai Tim Pemenangan Pilkada DKI Jakarta Jokowi-Ahok, Tim Pemenangan Pilkada Kota Magelang, Tim Pemenangan Pilkada Kota Tegal, Tim Pemenangan Pilkada Kabupaten Pemalang, Tim Pemenangan Pilkada Kota Salatiga, Tim Pemenangan Pilkada Kabupaten Brebes, Tim Pemenangan Pilkada Kabupaten Gianyar.

Pengalaman selaku Tim Pemenangan berbagai kota di Jawa Tengah itu pula yang membuat Damayanti maju dari daerah pemilihan Jawa Tengah.

Seluruh rekam jejak Damayanti itu kini pudar oleh penangkapannya oleh KPK. Ini penangkapan perdana KPK periode baru di bawah kepemimpinan Agus Rahardjo. / omisikepolisianindonesia.com

(nahimukar.com)

(Dibaca 1.578 kali, 1 untuk hari ini)