Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan bersama Sandiaga Uno di kediamannya, Kamis (18/4/2019)


POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga kuat melakukan kecurangan dalam menginput data hasil suara Pilpres 2019. Haltu dibeberkan politikus Gerindra, Fadli Zon.

Melalui akun twitternya, Wakil Ketua Umum Gerindra mengungkap dugaan adanya kecurangan input data oleh KPU.

Lewat Twitter pada akun @fadlizon, politikus yang dikenal dekat dengan Prabowo Subianto itu mem-posting sebuah video tentang kesalahan input data hasil suara Pilpres 2019 di Nusa Tenggara Barat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon

“Ini contoh kecurangan saat input data @KPU_ID #KawalSuara02AmankanC1,” tulis Fadli.

Di sana tampak perbedaan data antara input angka oleh KPU dengan C1 untuk TPS 17 Jempong Baru Sekarbela Kota Mataram.

KPU disebut memasukkan data suara 01 (Jokowi – Ma’ruf) sebesar 18. Sementara suara 02 (Prabowo – Sandi) 159. Namun, di form C1 suara Prabowo 189. “Kurangnya jauh sekali nih,” terdengar suara narator dalam video tersebut.

(fat/pojoksatu)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.554 kali, 1 untuk hari ini)