detikNews – Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud atas pengembalian serta penambahan kuota jemaah haji Indonesia mulai tahun 2017.

“Sekali lagi, atas nama umat Islam Indonesia, saya sampaikan terima kasih atas tambahan kuota haji Indonesia,” ucap Presiden ketika membuka pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2017) sore.

Pertemuan tersebut dihadiri para ulama dari berbagai organisasi Islam Indonesia serta para menteri. Arab Saudi sebelumnya memutuskan untuk mengembalikan kuota haji Indonesia.

Sejak 2013, kuota haji Indonesia dan negara lain dipotong 20 persen karena renovasi Masjidil Haram. Namun, untuk tahun ini, kuota haji untuk Indonesia kembali normal, dari semula 168.800 anggota jemaah menjadi 211.000 anggota jemaah.

Selain pengembalian kuota, Pemerintah Arab Saudi juga menyetujui penambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10.000 anggota jemaah. Presiden Jokowi berharap, pelaksanaan pengembalian dan penambahan kuota haji tersebut berjalan lancar.

Setelah pidato singkat Jokowi, Raja Salman dipersilakan menyampaikan pernyataan, dilanjutkan tiga ulama Indonesia. Pertemuan kemudian digelar tertutup.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dalam jumpa pers sesaat setelah rampungnya acara penyambutan Raja Salman di Istana Bogor, Rabu Sore.

“Secara khusus, Presiden Jokowi mengapresiasi pengembalian kuota haji Indonesia ke tingkat yang normal yaitu 211.000,” kata Retno.

Kedatangan Raja Salman juga menghadirkan berkah yakni kuota tambahan haji untuk 2017. “Ada pemberian kuota tambahan untuk tahun 2017 sebesar 10.000 kursi,” katanya.

Retno mengatakan Indonesia dan Arab Saudi adalah dua negara besar dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Menurut Menlu, masing-masing negara memiliki pengaruh penting di kawasan dan merupakan anggota G-20 dan OKI.

“Dalam dua tahun terakhir, kedua negara mengembangkan hubungan yang sangat intensif untuk meningkatkan dan meluaskan kerja sama. Kunjungan pejabat tinggi kedua negara meningkat pesat sejak kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi pada tahun 2015,” kata Retno.

Ia mengatakan, pertemuan kedua pemimpin di Istana Bogor telah berlangsung dengan suasana yang bersahabat dan sangat produktif.

Presiden Jokowi menyambut dengan hangat kunjungan kenegaraan Raja Salman ke Indonesia yang dianggap sangat penting dan bersejarah bagi hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara. Kunjungan ini merupakan kunjungan Raja Arab Saudi pertama setelah 47 tahun.

Dalam kesempatan kunjungan ini, Presiden RI telah menganugerahkan tanda kehormatan bintang Adipurna kepada Raja Salman atas komitmennya yang begitu kuat dalam peningkatan hubungan yang bersahabat antara Arab Saudi dan Indonesia.*/detik-news.net

***

Jokowi Ucapkan Terima Kasih Kuota Haji Ditambah

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat tiba di bandara Halim Perdana, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Raja Salman direncanakan akan berada di Jakarta hingga Jumat 3 Maret mendatang dan akan bertolak ke Pulau Bali setelahnya. TRIBUNNEWS/PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud atas pengembalian serta penambahan kuota jemaah haji Indonesia mulai tahun 2017.

“Sekali lagi, atas nama umat Islam Indonesia, saya sampaikan terima kasih atas tambahan kuota haji Indonesia,” ucap Presiden ketika membuka pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3) sore.

Pertemuan tersebut dihadiri para ulama dari berbagai organisasi Islam Indonesia serta para menteri.

Arab Saudi sebelumnya memutuskan untuk mengembalikan kuota haji Indonesia.

Sejak 2013, kuota haji Indonesia dan negara lain dipotong 20% karena renovasi Masjidil Haram.

Namun, untuk tahun ini, kuota haji untuk Indonesia kembali normal, dari semula 168.800 anggota jemaah menjadi 211.000 anggota jemaah.

Selain pengembalian kuota, Pemerintah Arab Saudi juga menyetujui penambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10.000 anggota jemaah.

Presiden Jokowi berharap, pelaksanaan pengembalian dan penambahan kuota haji tersebut berjalan lancar.

Setelah pidato singkat Jokowi, Raja Salman dipersilakan menyampaikan pernyataan, dilanjutkan tiga ulama Indonesia. Pertemuan kemudian digelar tertutup. (Fabian Januarius Kuwado)*/nasional.kontan.co.id

(nahimunkar.com)