Beredar di Jakarta, mungkin di kota-kota lain juga, kurma rabbee Iran (Rabbee Iran Dates) kemasan bertulisan mencolok: Alfa Mart (tahun 2012 yang lalu, red NM).

Kemasan kurma di antaranya 500 gram itu ada logo Dompet Dhuafa di pojok bawah dengan slogan donasi untuk sesama. Tidak ada keterangan, apakah itu Dompet Dhuafa yang biasanya bergandengan dengan Koran Republika, yang belum lama ini menganugerahi Said Aqil Siradj pembela aliran sesat Syiah sebagai tokoh perubahan 2012.( https://www.nahimunkar.org/said-agil-siradj-tokoh-perubahan-republika-2012/).

Selama ini Iran dikenal sebagai Negara syiah imamiyah yang jelas-jelas mencaci para sahabat Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, bahkan memusuhi Islam secara hebat, membunuhi kaum Muslimin Sunni, dan menghancurkan masjid-masjid Sunni serta Madrasah-madrasah. (Belakangan syiah Iran memasok militer dan senjata untuk membunuhi Muslimin di Suriah 200 ribu orang lebih yang dibantai Bashar Assad pemimpin Syiah Nushairiyah. Kemudian Iran juga memasok militer dan senjata untuk mendukung pemberontak di Yaman yaitu Syiah Houtsi).

Bahkan Ahmadinejad presiden Iran (yang lalu, red NM) dalam kampanyenya di televisi pernah menuduh sahabat Nabi yakni Thalhah dan Zubeir sebagai pengkhianat yang kembali ke kepercayaan semula alias murtad. Padahal, dua sahabat yang dituduh Ahmadinejad itu termasuk 10 sahabat yang diberi khabar gembira oleh Nabi Muhammad shallalahu ’alaihi wa sallam akan masuk surga. ( https://www.nahimunkar.org/masalah-ahmadinejad-menghina-dua-sahabat-rasul-01/ ).

Ketika  Ummat Islam di dunia ini menyadari bahaya syiah itu tidak kurang pula dibanding bahaya Yahudi-Israel, maka masalah beredarnya kurma Iran negeri syiah ini kemungkiinan umat Islam akan hati-hati pula terhadapnya.

https://www.nahimunkar.org/kampanye-boikot-kurma-israel/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 7.856 kali, 1 untuk hari ini)