Kutuk Serangan Israel, Malaysia Ajak Dunia Akhiri Penderitaan Rakyat Palestina


Menlu Malaysia Dato’ Saifuddin Abdullah


Aksi zionis Israel yang kembali melakukan serangan ke wilayah Jalur Gaza terus mendapat cercaan dunia Internasional. Pemerintah Malaysia bahkan mengutuk aksi Israel tersebut.

“Malaysia mengutuk keras serangan terus menerus yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Hingga mengakibatkan korban jiwa di pihak sipil, termasuk anak-anak. Serangan yang dilakukan pasukan pertahanan Israel (IDF) ini telah melanggar seluruh hukum internasional,” demikian pernyataan Pemerintah Malaysia yang disampaikan melalui akun Twitter Kementerian Luar Negeri @MalaysiaMFA, Sabtu (16/11/2019).

Secara tegas Malaysia juga menentang aksi blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang masih dilakukan hingga saat ini.

“Malaysia menegaskan kembali penentangannya yang kuat terhadap blokade Israel yang terus menerus terhadap Gaza yang merupakan hukuman kolektif dan menyebabkan penderitaan dan kesulitan manusia yang luar biasa bagi rakyat Gaza dan organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza dan bagian-bagian lain Wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel.”

Karena itu, Malaysia menyerukan dunia internasional untuk melakukan tindakan serius guna mengakhiri pendudukan ilegal Israel dan mewujudkan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

“Malaysia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk melakukan upaya serius untuk mengakhiri pendudukan ilegal Israel, dan mendirikan Negara Palestina yang merdeka.”


 

[portal-islam.id] 17 November 2019

***

 

 

Jokowi Belum Bersuara Atas Serangan Israel ke Gaza



Gempuran udara Israel ke wilayah Gaza terus berlanjut dan memicu lebih banyak korban jiwa. Sedikitnya 36 warga Palestina, termasuk seorang bocah berusia 7 tahun, tewas akibat serangan udara Israel yang dilakukan sejak Selasa (12/11/2019) waktu setempat.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Sabtu (16/11/2019), sebanyak 36 warga Palestina gugur syahid akibat bombardir pesawat tempur Israel selama eskalasi baru-baru ini di Gaza dan satu warga Palestina di Tepi Barat gugur oleh tentara Zionis.

Namun hingga saat ini Presiden RI Joko Widodo tak bersuara atas penderitaan rakyat Palestina. Hal yang berbeda dilakukan negeri jiran Malaysia yang tegas mengutuk serangan Israel dan menyerukan dunia internasional untuk menghentikan penderitaan Palestina.

Terkait hal itu, publik di sosial media mempertanyakan Presiden Jokowi atas komitmennya kepada Palestina seperti yang pernah disampaikan saat kampanye.

“Pak @jokowi bersuaralah untuk Palestina. Semangkin hari semangkin byk korban wafat dr rakyat palestina. Kita ini negara muslim terbesar di dunia knp tak peduli dgn palestina?” kata Gus Umar Hasibuan di akun twitternya, Sabtu (16/11).

“Gak ada malunya! Dulu Palestina dijadikan alat pencitraan utk meraih suara. 5 thn kekuasaannya berlalu tanpa ada satupun kebijakan terkait janji2nya sndr. Buzzer2 dungunya mlh pancing kemarahan ummat Islam dgn merendahkan perjuangan mrk. Semoga Allah melaknat rezim yg zalim ini,” timpal netizen lain.

Pak @jokowi bersuaralah untuk Palestina. Semangkin hari semangkin byk korban wafat dr rakyat palestina. Kita ini negara muslim terbesar di dunia knp tak peduli dgn palestina?

— Gus Umar Hasibuan (@GusUmarHsb) November 16, 2019

Gak ada malunya! Dulu Palestina dijadikan alat pencitraan utk meraih suara. 5 thn kekuasaannya berlalu tanpa ada satupun kebijakan terkait janji2nya sndr. Buzzer2 dungunya mph pancing kemarahan ummat Islam dgn merendahkan perjuangan mrk. Semoga Allah melaknat rezim yg zalim ini.

— #MenangFiktifHasilCurang (@imbangimedia) November 16, 2019

OBOR (@jannotama) November 16, 2019

[portal-islam.id] 17 November 2019

 

(nahimunkar.org)