Lecehkan Umat Islam Dengan Video Puding Babi Kurma Madu, Coki Reza Pardede Dikecam/ foto trbyah/ riau24.com

Lagi-lagi komika jebolan stand up comedy berulah lagi, setelah sebelumnya Ge Pamungkas diduga melecehkan agama Islam dengan menyinggung soal sudut pandang beberapa orang tentang banjir yang terjadi di Jakarta.

Salah satu sudut pandangnya adalah menyalahkan Allah dari sudut pandang netizen, sontak hal ini mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan, terutama umat muslim.

Dan kini yang terbaru dan viral adalah unggahan video Reza Pardede, yang terkenal dengan nama panggung Coki, menuai protes umat Islam.

Pasalnya, komika itu mengunggah video berjudul “Puding Babi Kurma Madu.”

Awal mulanya Muslim dan Coki yakni membuat konten memasak daging babi dicampur kurma. Mereka juga melemparkan celetukan-celetukan terkait menu makanan yang dibuatnya.

Referensi pihak ketiga

Dalam video itu juga ada sejumlah adegan yang dinilai menyinggung umat Islam. Di antaranya pertanyaan apakah ketika daging babi direndam air kurma lalu sari-sari kurma masuk ke pori-pori daging itu lantas cacing pitanya jadi mualaf.

Adegan lain yang dinilai menyinggung umat Islam adalah ketika daging itu didekatkan ke telinga Coki dan Coki mengeluarkan celetukan dengan nada bercanda “neraka… neraka…”

“Sebenarnya karena persiapannya kurang prepare ya, kalau bisa dapatin air zam-zam kan menarik juga dong. Ada daging babi dicampur ini minumnya air zam-zam,” timpal Coki.

Sejumlah akun Twitter memprotes keras video yang diunggah Coki melalui akun Instagram pribadinya, @pardedereza, pada Jumat (19/10/2018) itu.

Dari pihak Front Pembela Islam pun memprotes video tersebut dan meminta aparat bertindak.

“Lagi.. Agama bagi mereka menjadi bahan Olokan. Kita lihat, apakah aparat mampu bekerja? Atau seperti biasa, mereka pura-pura buta…” kata @Informasi_FPI, Jumat (19/10/2018) malam.

Beragam komentar warganet yang geram juga membanjiri akun Instagram keduanya.

Gak lucu bro lawakan lu garing. Lu agama islam, tp islam dibecandain, diolok-olok. Coba buka surat at-taubah 65-66. Bukan gua sok bijak atau sok suci. Tugas manusia hanya saling mengingatkan dan menasehati jika terdapat kesalahan, kalo lu ga terima ketika lu salah berarti ada yg salah dalam diri lu. Sekian,”

“Anda hina agama Islam? Anda kira lucu memperolok olok agama Islam? Tunggu azab Allah kepada Anda,”

Bijaklah dalam bersosial media, jangan jadikan agama, keyakinan, dan prinsip seseorang sebagai candaan, karena bisa berakibat fatal. Setuju kan CLers?

Sumber: detikHOT.com / ucnews.id  Cimoletta 2018-10-20 23:24:28

(nahimunkar.org)

(Dibaca 7.206 kali, 5 untuk hari ini)