Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penistaan Agama

 


 

JAKARTA, – Dua politikus Partai Demokrat, Dian Pranajaya dan Imron Kalali melaporkan putri proklamator Ir Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama.

 

Keduanya yang juga tergabung dalam Forum Pemuda Muslim Bima itu melayangkan laporan terkait pernyataan Sukmawati di sebuah forum diskusi.

 

“Kita laporkan Sukmawati Soekarnoputri berkaitan dengan terjadi kegundahan di masyarakat, khususnya umat Muslim, akibat perilaku yang dilakukan Sukmawati dengan melakukan penodaan agama,” ujar kuasa hukum pelapor, Dedi Junaedi, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

 

Menurut dia, tindakan Sukmawati yang dianggap menodai agama tersebut bukan yang pertama.

 

Dedi lantas menyebutkan soal dugaan penodaan agama dalam puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati.

 

Puisi itu dibacakan dalam acara peringatan 29 tahun Anne Avantie Berkarya pada 2018.

 

Namun, penyelidik Bareskrim Mabes Polri menghentikan penyelidikan kasus dugaan penodaan agama terkait puisi tersebut.

 

Penyelidik menyimpulkan tidak ada perbuatan melawan hukum atau tindak pidana dalam kasus tersebut.

 

Dedi pun berharap, polisi tidak kembali menghentikan penyelidikan pada laporannya terkait ucapan Sukmawati.

 

“Kita minta jangan sampai ini di-SP3 kembali, tidak ada tolerir, biar itu menjadi satu pelajaran buat dia, enggak mengulangi perbuatan lagi,” ucap Dedi.

 

“Jadi tolonglah, ini kan buat kegaduhan di masyarakat khususnya umat Muslim,” kata dia.

 

Laporan itu diterima dengan nomor LP/B/0983/XI/2019/BARESKRIM tertanggal 19 November 2019.

 

Pelapor pun turut menyerahkan sejumlah barang bukti berupa hasil tangkapan layar serta video saat Sukmawati membahas hal tersebut.

 

Sebelumnya, Sukmawati telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya tanggal 15 dan 18 November 2019.

 

Pasal yang disangkakan dalam ketiga laporan itu adalah Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Kompas.com – 19/11/2019, 22:52 WIB

Penulis Devina Halim | Editor Icha Rastika

Ilustrasi Foto kpstv

***

Sukmawati Kembali akan Dilaporkan ke Polisi

 

Sukmawati dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Republika.Co.Id,Jakarta — Sukmawati kembali dilaporkan di Bareskrim Polri hari ini, Rabu (20/11). Sukmawati kembali dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama.

 

Laporan ini diungkapkan oleh penasihat hukum, Azis Yanuar. Azis mengaku mengantarkan kliennya, Abuya Abdul Majid menuju Bareskrim Polri untuk melaporkan Sukmawati.

 

“Iya, ini masih dalam perjalanan (menuju Bareskrim),” ujar Azis saat dihubungi Republika dalam pesan tertulis, Rabu (20/11).

 

Azis menjelaskan, laporan tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan penodaan agama terhadap simbol umat Islam, Nabi besar Muhammad SAW yang diduga dilakukan Sukmawati Soekarnoputri. Karenanya melalui bantuan hukum front pembela Islam DKI Jakarta, mendampingi Abdul Majid membuat laporan tersebut.

 

Untuk diketahui, sebelumnya Sukmawati juga telah banyak dilaporkan di Polda Metro Jaya maupun di Bareskrim Polri. Putri Soekarno itu dilaporkan terkait pernyataannya dalam sebuah diskusi beberapa waktu lalu yang dianggap menyinggung umat Islam.

 

Sukmawati membandingkan Nabi Muhammad dengan ayahnya, Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno.

Red: Muhammad Hafil

nasional.republika.co.id Rabu 20 Nov 2019 12:37 WIB

(nahimunkar.org)

 


 

(Dibaca 182 kali, 1 untuk hari ini)