MESIR.(voa-islam.com) – Jum’at, 25 Oktober 2012, Komisi Syar’i untuk hak dan reformasi (Al-Haiah Asy-Syar’iyyah lil huquq wal ishlah) mengumumkan meluncurkan kampanye dengan membagi-bagikan satu juta naskah salinan fatwa Ulama Al-Azhar tentang pengagungan terhadap syari’at dan penerapannya yang berisikan fatwa-fatwa Syaikh Mahmud Shaltout dan Syaikh Gad Al-Haq Ali Gad Al-Haq, Dua Mufti negri Mesir dan termmasuk pernah menjadi Syaikh Al-Azhar.

Dalam hal ini, Dr Ahmad Ahmad Yusri, anggota Haiah Syar’iyyah, mengatakan bahwa kampanye ini adalah sebagai bentuk penolakan tuntutan kaum liberalis dan sekuleris untuk melanggengkan pasal kedua dalam UUD  71.

Komisi syar’i untuk hak dan reformasi menegaskan bahwa ia menuntut untuk menghapus secara permanen kata prinsip dari teks pasal kedua dari UUD agar yang menjadi teks adalah syari’at Islam sebagai sumber utama pengundang-undangan.

Ia juga mencatat bahwa kampanye pembagi-bagian sejuta naskah tersebut berupa buku kecil fatwa-fatwa ulama Al-Azhar tentang pengagungan syari’at dan penerapannya yang bertujuan untuk menegaskan bahwa syari’at Islam lebih diutamakan daripada konstitusi dan undang-undang lainnya.(usamah/islam)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 96 kali, 1 untuk hari ini)