Para Da’i yang siap mendampingi masyarakat pedalaman Nusantara dalam acara pelepasan di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (17/10/2014)
JAKARTA– Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) kembali melepas juru Da’wah untuk mendampingi masyarakat pedalaman Nusantara selama minimal satu tahun dari sejak mereka ditempatkan. Pelepasan dilakukan oleh pihak LAZIS Dewan Da’wah dan Manajemen Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia di hadapan jamaah shalat Jumat Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2014).
Para juru Da’wah yang dilepas hari ini sebanyak 18 orang . Mereka adalah para sarjana komunikasi Islam Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohammad Natsir, Jakarta yang belum diwisuda.
“Sebelum diwisuda (mereka) harus berda’wah ke daerah,” terang Amir Syaifa, Sekjen DDII dalam sambutannya.
Pengiriman para Da’i kali ini, jelas Amir, ke 18 titik pedalaman di Nusantara sesuai dengan jumlah Da’i yang dikirim. Antara lain Pulau Alor (NTT), Pulau Seram, Pulau Komodo, Pulau Buru, Pulau Nias, dan kepulauan Mentawai.
Dewan D’awah dengan hastag Selamatkan Indonesia dengan Da’wah mempunyai program kaderisasi dan pengiriman para Dai. Kata Amir, DDII telah mengirim 50 Da’i ke Kepulauan Riau, 50 ke Nusa Tenggara Timur dan beberapa juru da’wah perempuan ke Banten.
Acara ini dihadiri juga oleh Menkominfo Tifatul Sembiring, yang hari itu bertugas sebagai Khotib Jum’at. (azm/arrahmah.com) A. Z. Muttaqin Jum’at, 23 Zulhijjah 1435 H / 17 Oktober 2014 17:07

(nahimunkar.com)

(Dibaca 480 kali, 1 untuk hari ini)