LDIINasehat Adam Sekjen FRIH dan Tantangan Sumpah Mubahalah untuk LDII – 24 April 2013/ http://www.youtube.com/all_comments?v=L59yiBaBluY

Dalam surat gugatan yang bertanggal 20 Mei 2013, Senkom merasa dirugikan dengan adanya video berjudul “Nasehat Sekjend FRIH dan Tantangan Mubahalah LDII” di situsYoutube.com. Senkom merasa keberatan dianggap organisai bayangan dari LDII.

Sementara itu, kepada hidayatullah.com, Adam mengatakan penyebutan istilah organisasi bayangan LDII bukan darinya, tetapi justru dari tokoh LDII sendiri.

“Yang mengatakan Senkom itu organisasi bayangan LDII bukan saya tapi tokoh mereka sendiri yaitu Abdullah Syam,” jelas Adam Amrullah kepada hidayatullah.com, Jum’at (13/9/2013) usai pemeriksaan di Polsek Bekasi Selatan.

Inilah beritanya.

***

Karena Video “Mubahalah”, Mantan Jamaah LDII Diadukan

Adam yang didampingi Tim Pengacara Muslim (TPM) mengaku tidak gentar dengan gugatan Senkom. Ia mengaku memiliki bukti kuat dan ia siap menghadapi konspirasi LDII.

Sekjen Forum Ruju Ilal’haq (FRIH), Adam Amrullah

Hidayatullah.com–Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri, semacam lembaga Pamswakarsa memperkarakan Sekjen Forum Ruju Ilal’haq (FRIH), Adam Amrullah. Senkom menuntut mantan anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tersebut dengan pasal pencemaran nama baik dan Undang-undang IT.

Dalam surat gugatan yang bertanggal 20 Mei 2013, Senkom merasa dirugikan dengan adanya video berjudul “Nasehat Sekjend FRIH dan Tantangan Mubahalah LDII” di situsYoutube.com. Senkom merasa keberatan dianggap organisai bayangan dari LDII.

Sementara itu, kepada hidayatullah.com, Adam mengatakan penyebutan istilah organisasi bayangan LDII bukan darinya, tetapi justru dari tokoh LDII sendiri.

“Yang mengatakan Senkom itu organisasi bayangan LDII bukan saya tapi tokoh mereka sendiri yaitu Abdullah Syam,” jelas Adam Amrullah kepadahidayatullah.com, Jum’at (13/9/2013) usai pemeriksaan di Polsek Bekasi Selatan.

Adam menjelaskan bahwa pemaparan yang diberikan dirinya dalam video tersebut sudah dipersentasikan di MUI Bogor. Persentasi yang dilakukan pada tanggal 23 April 2013 itu ingin disebarluaskan oleh rekan-rekannya di MUI Bogor.

Melihat hasil rekaman pertemuan yang kurang maksimal, Adam pun merekam ulang presentasinya dalam bentuk audio-video.

“Saya memang buat video itu sehari setelah pertemuan di MUI, saya sendiri yang mengedit dan mengupload nya di Youtube,” jelas Adam lagi.

Adam yang didampingi Tim Pengacara Muslim (TPM) mengaku tidak gentar dengan gugatan Senkom. Ia mengaku memiliki bukti kuat dan ia siap menghadapi konspirasi LDII.

Aneh diperiksa di Bekasi

Lebih jauh, TPM menilai ada keganjilan pemeriksaan Adam. Farhan dari TPM mengaku seharusnya kasus pemeriksaan UU IT bukan di Polsek.

“Aneh kalau gugatan UU IT diselidiki di Polsek harusnya di Polres atau di Polda,” tambah Adam.

“Petugas yang menyelidiki Adam bernama Tanjung sendiri mengakui bahwa ini kasus UU IT pertama yang di Polsek Bekasi,” jelas Farhan.

Sementara pada hari yang sama tokoh dan aktivis anti pemurtadan Bekasi, Bernard Abdul Jabar menduga Kapolsek Bekasi Selatan, Soesilo Edi orang LDII. Indikasi ini, menurut Jabar, berdasar bagaimana ia memudahkan gugatan Senkom dan mengalihkan proses pemeriksaannya ke Polsek Bekasi.

Hidayatullah.com sendiri telah mencoba menghubungi pihak Kapolsek. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi keganjilan atas gugatan Senkom terhadap Sekjen FRIH.

Seperti diketahui, Senkom Mitra Polri adalah kelompok masyarakat yang berperan dalam membantu menginformasikan dan membantu pengamanan lingkungan disekitarnya  sebagai wujud Bela Negara.

Senkom dibentuk sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU no 2 tahun 2002 tentang Pamswakarsa.*

Rep:

Thufail Al Ghifari

Editor: Cholis Akbar

Sabtu, 14 September 2013 – 13:53 WIB

***

Sekjen FRIH Dilaporkan ke Polisi Oleh Senkom LDII

Sabtu, 14 September 2013 12:03

 

KIBLAT.NET, Bekasi – Sekjen Forum Rujuk Ilal Haq (FRIH), Adam Amrullah disomasi oleh Pengurus Pusat Sentra Komunikasi (Senkom) atas pernyataannya di video yang diunggah di youtube, karena mengungkapkan bukti-bukti bahwa Senkom adalah organisasi mantel Islam Jamaah.

“Ini surat somasi karena keberatan Senkom kepada ana, karena ana mengupload video yang di situ disebut Senkom adalah topeng Islam Jamaah. Ana dapat surat ini baru setelah lebaran, tapi di sini suratnya tertulis tanggal 20 Mei 2013,” Kata Adam kepada awak media di Masjid Muhammad Ramadhan, Taman Galaxy, Bekasi, pada hari Jum’at kemarin (13/9/2013).

Lebih dari itu, Senkom juga mendesak Adam untuk menurunkan postingan video tersebut dalam waktu seminggu. Bila tidak dituruti, Senkom akan melakukan langkah hukum lebih lanjut terhadap Adam.

“Tuntutannya harus menghapus dalam tempo tujuh hari, kalau tidak dihapus akan dilaporkan secara pidana karena pelanggaran ITE,” ungkap Adam.

Menurut Adam, ada beberapa kejanggalan dalam proses hukum yang dihadapinya. Selain surat yang terlambat datang, baru kali ini ada Polsek yang mengurus kasus yang terkait Undang Undang ITE.

“Urusan UU ITE kan tidak bisa dipolsek dan ini Polsek pertama yang ngurusin kasus UU ITE, orang-orang aja pada bingung kenapa bisa begitu. Kasus ITE ini kan butuh orang-orang ahli seperti IT, apakah Polsek punya?” ujarnya.

Seperti menemukan titik terang, Adam mendapat informasi bahwa Kapolsek Bekasi Selatan bernama Susilo Edy merupakan bagian dari Jamaah LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia). Untuk menguatkan informasi tersebut, Adam menghubungi teman-temannya yang sudah keluar dari LDII, mereka membenarkan bahwa Kapolsek Bekasi Selatan bernama Susilo Edy adalah jama’ah LDII.

“ Ternyata menurut teman-teman ana,penyidiknya yang namanya pak Susilo Edy, dia orang LDII. Dia juga pelatih silat Asad di pusat, kata teman-teman yang pernah belajar ke Kediri bilang itu guru saya, sekarang jadi Kapolsek di Bekasi Selatan,” jelasnya.

Kini, Adam masih menjalani rangkaian pemeriksaan oleh kepolisian Bekasi tersebut. Adam diminta mendatangi Polsek Bekasi Selatan kembali pada Selasa depan, setelah ia perbolehkan pulang ke rumah dikarenakan hendak mengurus bayinya yang tengah sakit. “Pemeriksaan diskors sampai Selasa depan, ana  izin karena anak ana sakit,” tandasnya.

Mantan jama’ah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) selama 30 tahun ini, belakangan dikenal gencar membongkar kesesatan LDII setelah keluarnya dia dari organisasi tersebut. Menurut Adam, LDII masih menjalankan ajaran Islam Jama’ah dan belum melakukan perubahan seperti yang dinyatakan mereka dengan paradigm barunya. Senkom sendiri menurut Adam merupakan bagian dari organsasi LDII. (qathrunnada/kiblat.net)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 9.247 kali, 1 untuk hari ini)