ANKARA, TURKI – Lebih dari 3,2 juta warga Suriah saat ini tinggal di Turki, kata Kementerian Dalam Negeri negara itu Senin lalu.

Menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Migrasi Kementerian Dalam Negeri, Istanbul menampung lebih dari 511.000 pengungsi Suriah.

Provinsi Sanlifura dan Hatay masing-masingnya menampung lebih dari 445.000 dan 416.000 pengungsi.

Seluruh pengungsi Suriah yang terdata mendapat akses pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Turki sendiri telah menyediakan 28 penampungan bagi korban perdagangan manusia yang menampung 242 jiwa sejak 15 September.

Data yang dirilis badan pengelola menunjukkan bahwa pada 2017, lebih dari 591.000 warga asing memperoleh izin tinggal di Turki. Tahun lalu, jumlahnya mencapai 461.000 jiwa.

Suriah telah dilanda perang sipil sejak awal 2011, ketika rezim Assad menyerang aksi protes pro-demokrasi. Sejak saat itu, lebih dari 250.000 jiwa tewas dan lebih dari 10 juta jiwa mengungsi.

Turki adalah negara yang paling banyak menampung pengungsi Suriah. Sejak meletusnya perang sipil Suriah, Turki telah menghabiskan sekitar 25 miliar dolar untuk bantuan dan menampung pengungsi.[fq/anadolu]

Sumber : voa-islam.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 207 kali, 1 untuk hari ini)