Previous Post
Tweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someoneShare on Facebook
Read on Mobile

Lecehkan Melayu & Islam, Anak Buah Megawati Dilaporkan ke Polisi

Cornelis (IST)

Anak buah ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang juga Gubernur Kalbar dua periode Cornelis dilaporkan ke polisi.

“Alhamdulillah laporan kami sudah diterima,” Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (KORLABI) Soni Pradhana Putra, Rabu (4/7).

Dalam laporannya, Soni membawa barang bukti berupa video Cornelis berpidato dan beberapa pemberitaan mengenai pidato yang bersangkutan. Ia pun berharap agar kepolisian segera memproses perkara ini sampai tuntas.

“Kami tuntut yang bersangkutan agar ditahan, dipidana,” ucap Soni.

Laporan Soni diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/B/814/VII/2018/Bareskrim. Cornelis diduga melanggar UU No 19/2016 tentang perubahan atas UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, 28 Jo Pasal 156 KUHP.

Sumber: suaranasional.com / Ibnu Maksum

***

Dituduh Hina Umat Muslim, Gubernur Kalbar Dilaporkan ke Bareskrim

Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) melaporkan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, di Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Ketua Korlabi Soni Pradhana Putera mengatakan, Cornelis dilaporkan atas dugaan penghinaan suku dan golongan. Sebab, sang gubernur diduga melontarkan pernyataan menyinggung umat Islam dalam pidatonya yang viral di media sosial.

“Kami melaporkan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, yang menghina Melayu dan Islam, laporan kami diterima polisi,” kata Doni di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Soni mengatakan, dalam pidatonya, Cornelis mengatakan umat Muslim sama seperti kolonial Belanda yang menjajah Indonesia pada zaman dahulu.

“Pokoknya dia menyamakan persepsi bahwa Dayak sudah lama dijajah oleh Belanda, Melayu, dan Muslim. Jadi kami seolah-olah dianggap sebagai penjajah dayak. Kami tak terima dianggap penjajah,” ujar Cornelis.

© Disediakan oleh suara.com Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) melaporkan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, di Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018). [Suara.com/Welly Hidayat]

Soni juga mengungkapkan menggelar aksi pada Jumat (6/7) pekan ini di Bareskrim Polri, agar polisi segera menindaklanjuti laporannya.

“Polisi diharap segera menindaklanjuti laporan kami sesuai hukum yang berlaku,” kata Soni.

Laporan Soni diterima Bareskrim dengan nomor LP/B/814/VII/2018/Bareskrim. Cornelis dijerat dengan ujaran kebencian Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik juncto Pasal 156 KUHP.

Sumber: msn.com / Welly Hidayat

***

Ribuan Umat Islam Kalbar Tuntut Gubernur Cornelis Ditangkap dan Diproses Hukum, karena Pidatonya Suarakan Kebencian

Foto : Massa berada di Mapolda Kalbar/Tim


Inilah beritanya.

***

Ternyata Ini Pidato Cornelis Gubernur Kalbar Yang Membuat Umat IsLam Marah

video:

zuclip.com/vid=MnFSVmZDSmpMREU=

***

Massa Aksi Bela Ulama Teriakan ‘Tangkap Cornelis’

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Satu diantara tuntutan massa 205 atau Aksi Bela Ulama yang disuarakan saat orasi di halaman Bhayangkara Polda Kalbar adalah tuntutan agar Gubernur Kalbar Cornelis untuk segera diproses hukum.

Dari pantuan langsung di lokasi, ribuan aksi massa tersebut menuntut agar Cornelis segera ditangkap lantaran mereka menganggap pidato Gubernur Kalbar dua periode tersebut yang dilakukannya di Kabupaten Landak beberapa waktu lalu merupakan ujaran kebencian, yang memicu gejolak di tengah masyarakat.

Massa juga mempertanyakan kepada aparat alasan dipulangkannya ulama, Ustad Achmad Sobri Lubis, dan Hidayat Quaiandri Batang Haris beberapa waktu lalu di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Sejumlah perwakilan massa pun sempat beraudiensi dengan Kapolda Kalbar Brigjend Pol Erwin Triwanto di Cofee Morning Room Mapolda Kalbar.

(Tim/Muh)/ http://thetanjungpuratimes.com

***

12 Advokat Bela Ulama Resmi Laporkan Cornelis ke Polda Kalbar

 

Foto: Belasan advokat saat melaporkan Cornelis ke Polda kalbar/Thetanjungpuratimes.com

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Tim advokat bela ulama secara resmi melaporkan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis ke Polda Kalbar, Jumat (19/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun thetanjungpuratimes.com, sebanyak 12 orang kuasa hukum yang menamakan dirinya sebagai Tim Advokat Bela Ulama ini melaporkan orang orang nomor satu di Kalbar tersebut.

Cornelis dilaporkan terkait video dugaan ujaran kebencian yang dilakukannya saat pidato di Kabupaten Landak beberapa waktu yang lalu, yang sudah tersebar di media sosal.

Seperti pantauan langsung, tim advokat tersebut membawa sejumlah alat bukti, diantaranya sejumlah CD yang berisikan video pidato Cornelis yang diunduh dari media sosial, dan sejumlah artikel yang memberitakan ujaran kebencian tersebut.

Sampai pukul 15.40 WIB, proses laporan tersebut belum selesai, saat ini sejumlah kuasa hukum tersebut masih berada di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Lantaran proses pelaporan tersebut terkesan berbelit-belit.

(Tim)/ http://thetanjungpuratimes.com

Ini Penampakan Ribuan Massa Bergerak ke Mapolda Kalbar

Foto : Massa bergerak dari Masjid Raya Mujahidin menuju ke Mapolda Kalbar/Tim

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ribuan massa Aksi 205 atau Aksi Bela Ulama yang memadati halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak bergerak dari jalan Ahmad Yani menuju ke Mapolda Kalbar, pada Sabtu (20/5) siang, sekitar pukul 13.30 WIB.

Berikut ini penampakan massa yang bergerak ke Mapolda Kalbar.

(Tim)

Foto : Massa bergerak dari Masjid Raya Mujahidin menuju ke Mapolda Kalbar/Tim

Foto : Massa bergerak dari Masjid Raya Mujahidin menuju ke Mapolda Kalbar/Tim

Sumber: thetanjungpuratimes.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 252 kali, 1 untuk hari ini)
Next Post

Related Post

Subhanallah! Puluhan Tahun Dikubur, 3 Jasad Warga Ciamis Ini Tetap Utuh dan Wangi
PIHAK keluarga saat memindahkan keluarganya yang telah puluhan tahun meninggal namun jasadnya masih utuh dan

Related Post

Ini Daftar Nama Eks Koruptor yang Jadi Caleg
Ilustrasi. Foto: Regita/Okezone JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis puluhan nama eks narapidana kasus korupsi

One thought on “Lecehkan Melayu & Islam, Anak Buah Megawati Dilaporkan ke Polisi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *