Warna merah yang bersumber dari ledakan Pabrik Pertahanan pembuatan bom barel milik militer rezim Asad menghiasi “langit” Aleppo pada Ahad (17/7) dini hari atau Sabtu (16/7) malam waktu Suriah


SALAM-ONLINE: Ledakan besar dan dahsyat terjadi di Aleppo tadi malam waktu Suriah atau sekitar pukul 3 WIB, Ahad (17/7) dini hari. Ledakan itu berasal dari Pabrik Al-Safira milik Departemen Pertahanan rezim Basyar Asad di Aleppo.

Para aktivis melaporkan kepada jaringan media Suriah di perbatasan Turki, Ahad (17/7) dini hari. “Saking dahsyatnya kami mendengar ledakan itu hingga dari jarak 100 km jauhnya,” ujar aktivis itu melaporkan.

Saking besarnya pula ledakan itu, kata aktivis, foto di atas bisa diambil dari jarak sekitar 75 km. “Bayangkan, segitu jauhnya, tapi kelihatan jelas,” terangnya.

Pabrik milik rezim Asad di Aleppo itu, menurut aktivis, adalah tempat pusat pembuatan bom barel yang terutama digunakan untuk membunuhi rakyat Suriah. Laporan menunjukkan 4 helikopter tempur militer rezim Asad juga turut hancur di lokasi pabrik itu.

Ucapan Takbir dan Tahmid menggema dan terdengar di seluruh Aleppo dan provinsi Idlib. “Sebab, dengan kehancuran Pabrik Pertahanan milik rezim Asad itu, warga berharap dapat meminimalisir serangan bom yang selama ini dilancarkan rezim Asad untuk membunuhi rakyat sipil Suriah,” kata aktivis tersebut.

Takbir pun bergema dari seluruh masjid. Sementara barisan oposisi dilaporkan menembakkan senjatanya ke udara.

“Sehabis rakyat Turki bersukacita, rakyat Suriah pun bergembira tadi malam,” ungkap para aktivis di perbatasan Turki-Suriah. (s)

Sumber : salam-online.com – Ahad, 11 Syawwal 1437 H / 17 Juli 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.252 kali, 1 untuk hari ini)