• Kesaksikan Warga Terkait Kerusuhan di Manokwari: Massa Merusak, Membakar Fasilitias Umum, dan Menjarah Kios-Kios

Inilah beritanya.

 

***

 

Lengkap!! Ini Kronologi Kericuhan di Manokwari

 


 

Kericuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8) pagi, sebagai reaksi dari penangkapan sejumlah mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diterima WE Online, terjadi aksi pemblokiran jalan di Kabupaten Manokwari. Massa yang turun ke jalan melakukan pemblokiran dengan menebang pohon, membakar ban dan pembakaran umbul-umbul merah putih oleh masyarakat asli Papua.

Berikut kronologi kejadian aksi pemblokiran di Manokwari”

 

Pada hari Senin, (19/8), sekitar pukul 05.30 waktu Indonesia timur (WIT) telah dilakukan pemalangan jalan dengan pembakaran ban dan penebangan pohon bertempat di depan Hotel Swissbell, Koramil 1801-01/Kota Jl. Yos Sudarso, Manokwari.

 

Kemudian, sekitar pukul 06.30 WIT massa melakukan pemalangan jalan dan pembakaran ban di Perempatan Lampu Merah Sanggeng Jl. Yos Sudarso.

 

Pada pukul 07.00 WIT massa telah juga pemalangan jalan dan pembakaran Umbul-umbul merah putih di jalan raya Jl. Yos Sudarso. Pukul 07.30 WIT telah dilakukan pemalangan dan akses lalu lintas macet total di Putaran Sahara Jl. Yos Sudarso. Lalu, pukul 07.55 WIT Telah dilakukan Pemalangan di Pertigaan/Putaran Pengadilan Negeri Manokwari dengan menggunakan Kayu dan pembakaran ban serta pemecahan botol-botol.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, kondisi lalu litas disepanjang Jalan Yos Sudarso macet total. Saat ini, pihak kepolisian tengah menetralisis akses lalu lintas. 

 

Sebelumnya, sebanyak 43 mahasiswa asal Papua yang diamankan petugas Polrestabes Surabaya, telah dipulangkan ke Asrama Mahasiswa di Jalan Kalasan, Surabaya, Minggu(18/8) dini hari. 

Tag: PapuaManokwariDemonstrasi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

wartaekonomi.co.id, Senin, 19 Agustus 2019 11:45 WIB

 

***

Kesaksikan Warga Terkait Kerusuhan di Manokwari: Massa Merusak, Membakar Fasilitias Umum, dan Menjarah Kios-Kios

 


Sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari diblokade massa yang mengakibatkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh. (Litha/ Kabarpapua)

Liputan6.com, Jakarta Kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat. Sejumlah massa merusak dan membakar fasilitas umum dan tempat layanan masyarakat. Belum diketahui persis apa penyebab kerusuhan.

Rinjani Pramana, saksi mata yang juga pegawai pajak di Manokwari menyatakan, kerusuhan pecah mulai Senin pagi (19/8/2019). Massa yang berkumpul di sejumlah titik menebangi pohon dan membakar gedung DPRD Manokwari. suasan pun jadi mencekam.

Tak hanya itu, massa juga menjarah kios-kios yang ada di sejumlah jalan di Manokwari.

“Sebenarnya ini aksi demo lanjutan tadi malam. Cuma tadi malam masih aman. Nah yang pagi ini langsung pecah,” ujarnya saat dihubungi Liputan6.com, Senin.

Demo dilakukan untuk memprotes aksi kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa di Malang, Semarang dan sejumlah wilayah lainnya.

“Tidak jelas juga apa yang jadi penyebabnya selain itu, kenapa mereka tiba-tiba rusuh,” katanya.

Hanya, Rinjani menyatakan jika aksi tadi malam adalah mahasiswa, sedangkan massa yang berkumpul Senin pagi ini sudah campuran.

“Bisa jadi ada penyusup yang memprovokasi hingga akhirnya anarkis,’ katanya.

Saat ini sejumlah pegawai di jajaran Pemprov Papua Barat dan kabupaten Manokwaridipulangkan untuk kemananan.

“Ada kabar mereka akan terus meluas, jadi diputuskan untuk dipulangkan,” sambungnya.

 liputan6.com, Yusron Fahmi 19 Agu 2019, 09:46 WIB

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 1.141 kali, 1 untuk hari ini)