JAKARTA– Gerakan Masyarakat Jakarta mendukung langkah Hak Angket yang diambil DPRD DKI Jakarta terkait kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami mendukung sepenuhnya peran dan fungsi kontrol DPRD DKI Jakarta melaui Hak Angket untuk melakukan penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan APBD, serta segala hal kebijakan Pemprov DKI Jakarta, yang selama ini dirasakan tidak transparan serta bertentangan degan peraturan perundang-undangan,” tegas KH. Fachrurozi Ishaq Koordinator GMJ dalam pernyataan tertulisnya kepada redaksi Jumat pagi ini.

ahok-21

Perilaku Ahok, imbuh Kiai, dalam kapasitasnya selaku Wakil Gubernur maupun kini telah dipaksakan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, telah menimbulkan berbagai keprihatinan dan keresahan.

“Sikap politik adu-domba, tidak etis, tidak amanah dan tidak transparan dalam memimpin roda pemerintahan DKI Jakarta, makin menempatkan Ahok sebagai sumber masalah yang krusial dan serius. Tegasnya, keberadaan dan perilaku Ahok harus diakhiri,” tukasnya.

GMJ juga mendesak Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta sudah saatnya melakukan evaluasi kritis baik secara politik maupun hukum untuk mengakhiri kepemimpinan Ahok.

Kyai Fachrurozi Ishaq foto SI Online
Kyai Fachrurozi Ishaq foto SI Online

“Evaluasi kritis dimaksud adalah perlunya sikap keberpihakan DPRD DKI dalam merespon aspirasi masyarakat yang kian kehilangan kepercayaan atas kepemimpinan Ahok karena telah menimbulkan berbagai masalah serius di ruang publik,” kata KH. Fachrurozi.

Menurutnya adalah keharusan mempercepat pergantian Gubernur Jakarta.

“Mengingat, bila pembiaran yang berlarut-larut terhadap perilaku Ahok yang semakin bobrok dan tidak sejalan dengan aspirasi warga Jakarta, maka sangat dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak sosial-politik yang serius dan berdampak masif, katanya memprediksi. (azmuttaqin/arrahmah.com) A. Z. MuttaqinJum’at, 8 Jumadil Awwal 1436 H / 27 Februari 2015 09:00

(nahimunkar.com)