Sumber Foto Facebook

JAKARTA, Setelah viral di media sosial terkait isi ceramah Ustaz Maaher At-Thuwailibi yang sempat hebohkan netizen dengan ceramahnya yang telah tayang di sejumlah media dengan judul “Ini Permintaan Maaf Ustaz yang Sebut Negara ‘Thoghut’ dan ‘Monyet Berseragam Cokelat’, Ustaz Maaher At-Thuwailibi banyak memberikan hasutan atau ujaran kebencian serta membuat bahasa Sarkasme dalam ceramahnya.

Seperti yang diketahui media ini, menjelang Ramadhan Ustaz Maaher At-Thuwailibi akan mengisi ceramah di Trans 7, dengan ini Pihak Trans 7 akhirnya mengeluarkan statemen melalui Akun Medsosnya, Sabtu (12/5).

Berikut isi pernyataan pihak Trans 7 : Terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi dan perhatian kepada TRANS7 terkait dengan rencana penayangan salah satu program di TRANS7.

Kami tidak akan menayangkan program dengan pengisi acara yang tindakannya dapat meresahkan masyarakat. TRANS7 tidak mentolerir segala bentuk tindakan yang memecah belah bangsa, kebencian, rasisme, kekerasan dan terorisme serta berita bohong.

Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas perhatiannya. TRANS7 selalu berkomitmen untuk memberikan tayangan yang bermanfaat bagi masyarakat. (Tim/EXN)

Smber: mediaexpresnews.co.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 5.343 kali, 1 untuk hari ini)