Libur Panjang, Ini Kiat Aman dan Tenang saat Perjalanan

  • Survei: 77% Orang Ogah Bepergian Saat Libur Panjang

 

Silakan simak ini.

***

Libur Panjang, Ini Kiat Aman dan Tenang saat Perjalanan


Bus yang seharusnya berpenumpang 30 orang kini hanya untuk 15 orang. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah Ilustrasi/ mediaindonesia.com


bila keinginan untuk bepergian tak bisa ditahan, perhatikan beberapa tips berikut agar tetap tenang dalam perjalanan dan di tujuan, aman, dan terhindar dari penularan Covid-19, dilansir dari Mayo Clinic dan sumber lain. Satu hal yang juga harus menjadi perhatian, jangan memaksakan pergi bila kondisi sedang tidak sehat atau sakit, meski hanya sakit ringan.

 

Siapkan Segala Keperluan sebelum Berangkat

Siapkan masker dalam jumlah yang banyak untuk selama perjalanan, sabun cuci tangan atau pembersih tangan, obat-obatan dan sebagainya sebelum berangkat, jangan sampai tertinggal. Bila perlu bawa pula sarung tangan dan pelindung wajah.

 

Patuhi Protokol Kesehatan

Ini yang sudah pasti. Selalu patuhi protokol kesehatan dengan selalu #pakaimasker selama perjalanan, bila memungkinkan #jagajarak, dan rajin #cucitanganpakaisabun atau pembersih tangan berbasis alkohol bila sulit menemukan air mengalir.

 

 

Jaga Kebersihan

Jaga selalu kebersihan selama perjalanan, baik naik kendaraan umum atau pribadi. Jangan lupa segera membersihkan diri dan mandi serta berganti pakaian bila sampai di tujuan.

 

Usahakan Bawa Makanan Sendiri

Akan lebih baik lagi bila membawa bekal makanan buatan sendiri daripada membeli di perjalanan, atau bahkan harus makan di tempat makan tersebut. Bila terpaksa harus membeli, lebih baik dibungkus dan dibawa serta. Jangan lupa bawa peralatan makan dan minum sendiri.

 

Hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah:

-Hindari kontak dengan orang yang terlihat sakit selama perjalanan.

-Bawa persedian masker yang cukup banyak agar bisa diganti setiap 4 jam atau setelah kotor atau basah karena keringat. Bila menggunakan masker medis, langsung buang di tempat yang tertutup. Bila pakai masker kain, sediakan tempat khusus untuk yang kotor.

-Usahakan seminimal mungkin menyentuh permukaan-permukaan yang juga disentuh banyak orang, seperti pegangan tangga, tombol lift, gagang pintu, dan sebagainya.

-Jangan menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan.

-Selalu cuci tangan setelah dari kamar kecil, sebelum makan dan minum, batuk, bersin, atau buang ingus.

-Perhatikan peraturan di daerah tujuan atau yang disinggahi, jangan sampai melanggar dan kemudian didenda atau dihukum.

Reporter: Tempo.co

Editor: Yayuk Widiyarti

Selasa, 27 Oktober 2020 09:30 WIB

 

***

Survei: 77% Orang Ogah Bepergian Saat Libur Panjang

 

Jakarta, – Minat masyarakat untuk bepergian ternyata masih rendah. Hal ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait libur panjang di akhir Oktober 2020 nanti.

Survei ini menggunakan metode random sampling, dilakukan kepada 1.526 responden dan memiliki margin error sebesar 5%. Hasilnya, kebanyakan responden mengatakan tidak akan melakukan perjalanan di saat libur panjang tersebut. Kepala Badan Litbang Kemenhub Iniyatun menjelaskan sejumlah hal terkait hasil survei tersebut.

“Yang menarik ketika ditanya apakah saat libur panjang akan melakukan perjalanan, yang menjawab iya hanya 23% yang akan melakukan perjalanan. 77% tidak,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/10/2020).

Terdapat beragam alasan bagi masyarakat yang memilih tak mau bepergian. Banyak di antaranya masih enggan pergi karena adanya pandemi Covid-19.

“Alasan mereka tidak melakukan perjalanan karena merasa lebih aman di rumah saja (50,6%), mencegah tertular Covid-19 (40,5%), tidak memiliki biaya (7,7%) dan masih belum percaya naik angkutan umum (1,2%),” kata Umiyatun.

Lebih rinci, survei ini juga mengungkapkan hasil lebih lanjut mengenai warga yang ingin bepergian. Dari 23% responden yang menjawab akan melakukan perjalanan saat libur panjang nanti, mayoritas ingin berlibur ke tempat wisata. Sisanya, mengatakan ingin pulang kampung.

“Daerah tujuan terbanyak ke Jawa Tengah 21,61%, Jawa Barat 20,17%, Jawa Timur 15,56% dan 9,31% ke wilayah lainnya,” ungkapnya.

Adapun berdasarkan moda transportasi, mayoritas masyarakat yang ingin berpergian saat libur panjang nanti akan menggunakan kendaraan pribadi sebanyak 64%. Sisanya menggunakan moda transportasi lainnya.

Sebagai informasi, karakteristik responden dalam survei ini terdiri dari 61% laki-laki dan 39% perempuan. Rentang usianya 31-40 tahun (33,2%), 41-50 tahun (24,7%), 21-30 tahun (24,9%) dan lainnya.

Dari segi pekerjaannya, mayoritas respondennya 43,3% PNS, 18% karyawan swasta dan sisanya pekerjaan lain-lain. Sedangkan terkait daerah asal responden didominasi oleh Jabodetabek (40,10%), Jawa Timur (13,7%), Jawa Tengah (9,96%), dan Jawa Barat (9,31%).

CNBC Indonesia NEWS – Muhammad Choirul Anwar

23 October 2020 18:15

(nahimunkar.org)

(Dibaca 88 kali, 1 untuk hari ini)