Kehadiran Eva Sundari dan Lily Wahid mendapatkan sorakan dan teriakan dari massa Ummat Islam anti gereja liar GKI Yasmin. Massa menilai langkah Eva dan Lilty Wahid sebagai bentuk penyetujuan atas kekacauan dan fitnah yang selama ini dilakukan GKI Yasmin terhadap masyarakat Bogor dan umat muslim.

Inilah beritanya.

***

Dukung Gereja Ilegal, Eva Sundari dan Lily Wahid Disoraki Warga

Diantara banyaknya para anggota Dewan, Eva Sundari dan Lily Wahid adalah dua anggota DPR yang selalu mendampingi Jema’at GKI Yasmin. Ahad, kemarin (15/01), dua anggota dewan dari PDIP dan PKB ini pun turut mendampingi jemaat GKI Taman Yasmin, Bogor dalam beribadah. Namun seperti minggu-minggu sebelumnya, massa penentang juga menyambutnya dengan orasi.

Ratusan umat muslim yang sedari jam 07.00 telah berkumpul di gerbang utama perumahan Taman Yasmin tersebut terdiri dari masyarakat kelurahan Curug Mekar, Bogor Barat, Forum Komunikasi Masyarakat Muslin Indonesia (Forkami), serta Gerakan Reformasi Islam (Garis). Masyarakat kelurahan Curug Mekar adalah korban dari penipuan tanda tangan KTP yang dilakukan GKI Yasmin demi memuluskan jalan mereka mendirikan gereja.

Sontak saja, kehadiran Eva dan Lily mendapatkan sorakan dan teriakan dari para pendemo. Mereka menilai langkah mereka sebagai bentuk penyutujuan atas kekacauan dan fitnah yang selama ini dilakukan GKI Yasmin terhadap masyarakat Bogor dan umat muslim.

“Aku ditarik baju, didorong, dipelototi, dituding-tuding oleh massa anarkis itu. Bu Lily aman.Saya merasakan hak konstitusi beribadah dirampas,” katanya.

Namun anehnya klaim Eva diperlakukan tidak baik oleh para pendemo dibantah oleh Kapolsek Bogor Barat Kompol Hida TJ,

“Situasi aman terkendali, warga yang berorasi juga lancar. Mereka memang tidak menghendaki ada tempat ibadah di situ. Tidak ada insiden pengejaran atau penarikan baju,” jelas Hida.

Hida menyatakan, petugas Satpol PP membubarkan jemaat yang beribadat di trotoar. “Tapi jelasnya silakan tanya Satpol, kami hanya bertugas pengamanan saja,” katanya.

Sementara itu, Herianto, warga perumahan Yasmin yang melintasi kawasan itu, juga menyatakan hal yang sama, “Situasi kondusif, tidak terjadi kekhawatiran lebih lanjut,” katanya kepada detik.com.

Sebelumnya Ketua Forkami, Ustadz Ahmad Iman, memang mengakui adanya intervensi oleh PDIP dibalik banyaknya problem pendirian Gereja oleh PDIP. Ia mensinyalir ada tiga orang tokoh PDIP dibalik polemik pendirian GKI Yasmin.

“Mereka ini adalah yang dulunya punya rencana besar mendirikan gereja terbesar di Asia Tenggara. Maka karena proyek itu gagal di Cikeuting, maka skenario berikutnya dipindahkan ke Yasmin,” tandas pria yang juga pengusaha ini kepada Eramuslim.com, Rabu (23/11/2011).

Forkami sendiri adalah kumpulan warga Curug Mekar, Wangkal dan Perumahan Taman Yasmin yang merasa dirugikan dari aksi pemalsuan tanda tangan persetujuan warga oleh pihak Gereja. Forkami berdiri untuk mengawal kinerja aparat yang bertugas mengurus rakyat khususnya dalam kasus GKI Taman Yasmin Bogor, agar bekerja dengan baik jujur dan amanah. (Pz/berbagai sumber)

ERAMUSLIM > BERITA NASIONAL

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/dukung-gereja-ilegal-eva-sundari-dan-lily-wahid-disoraki-warga.htm
Publikasi: Selasa, 17/01/2012 10:38 WIB

***

Situs Forkami.com Beberkan Fakta & Data Kecurangan Gereja Yasmin Bogor

BOGOR– Pihak gereja GKI Yasmin Bogor belum kapok setelah kalah bertarung di meja hijau, dengan vonis bersalah kepada pihak gereja yang memalsukan data dan tanda tangan dalam proses pembangunan gereja.

Berbagai cara ditempuh untuk mempengaruhi opini publik, dengan pemberitaan yang semakin kencang menyudutkan umat Islam dan kebijakan Walikota Bogor yang dinilai merugikan gereja Yasmin.

Untuk menangkal intrik-intrik itu, umat Islam Bogor yang tergabung dalam Forum Komunikasi Muslim Indonesia (FORKAMI) meluncurkan situs forkami.com (www.forkami.com).

“Karena opini di media massa selama ini cenderung sebelah pihak dan memberitakan yang tidak sesuai faktanya, maka kami buat situs sebagai counter berita,” ujar Ustadz Ahmad Iman dalam rilisnya yang diterima voa-islam.com, Selasa (17/1/2012). (voa-islam.com) Selasa, 17 Jan 2012.

Foto surya

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.444 kali, 1 untuk hari ini)