KPI menilai, tiga kartun yang berbahaya adalah: Little Krishna, Bima Sakti, dan Tom & Jerry. Sedang dua kartun yang dinilai harus diwaspadai yaitu Spongebob Squarepants dan Crayon Shinchan.
Masalah kartun Crayon Shinchan dan Spongebob Squarepants. Shinchan dianggap tidak mendidik oleh KPI karena seringkali bermuatan porno dan mendidik nilai-nilai buruk pada anak. Sementara itu, Spongebob juga mendapat kartu kuning dari KPI karena tayangannya yang disisipi kata-kata tidak sopan, dan tindakan-tindakan yang tidak mendidik. Waspadai tayangan ini, Bu!
Inilah alasan KPI.
***

Alasan Mengapa KPI Melarang Tayangan-Tayangan Ini

Post by Afida Husniyahon September 26, 2014

Little Krishna

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menetapkan adanya tiga tayangan anak yang dianggap berbahaya bagi perkembangan fisik dan mental anak. Tayangan-tayangan ini adalah Little Krishna, Bima Sakti, dan Tom & Jerry. Selain itu, KPI juga menetapkan dua tayangan anak yang harus diwaspadai, yakni Spongebob Squarepants dan Crayon Shinchan.
Banyak pihak yang kemudian bertanya-tanya mengapa tayangan-tayangan ini dilarang oleh KPI. Tayangan anak yang disiarkan di televisi nasional akan sangat memungkinkan untuk dijadikan panduan dan kebiasaan anak sehari-hari. Tayangan anak yang tidak mendidik akan berpengaruh besar pada merosotnya moral bangsa. Inilah kenapa KPI melarang beberapa tayangan yang tidak mendidik tersebut. Alasan lebih jelasnya bisa Anda simak berikut ini:
1. Little Krishna
Little Krishna dihiasi oleh filosofi-filosofi moral yang berat yang tidak mungkin dicerna anak. Filosofi berat ini tersaji dalam bentuk dialog, narasi, maupun adegan di dalamnya. Diceritakan masa kecil Krishna yang nakal dan usil, namun tetap disanjung dan dicintai oleh siapa saja karena Krishna mempunyai kekuatan “istimewa”. Dalam tayangan ini, Krishna juga senang mencuri susu dan mentega yang akan dijadikan sesajen di kuil. Hal-hal seperti ini dianggap sulit dicerna anak-anak dan karenanya KPI melarang tayangan ini disiarkan di televisi nasional.
2. Bima Sakti
Kartun berjudul asli Chotta Bheem ini sekilas mirip dengan Little Krishna. Bima Sakti adalah tokoh kartun di sebuah pedesaan imajiner Dholakpur yang membela kebenaran dan sangat pemberani. Sayangnya, banyak filosofi dan tindakan-tindakan yang tidak tepat dalam film ini yang berbahaya ditonton dengan tanpa bimbingan orangtua. KPI pun memutuskan melarang penyiaran film ini.
3. Tom & Jerry
Kartun ini telah populer sejak dulu. KPI melarang kartun ini karena hanya berisi tentang Tom yang selalu ingin memakan Jerry dengan berbagai cara. Sementara Jerry melawan Tom dengan trik-trik yang kadang licik dan jahat. Dikemas dalam gambar dan efek yang lucu, kartun ini dianggap gagal menanamkan nilai kebaikan pada anak.
Selain tiga tayangan di atas, masih ada Crayon Shinchan dan Spongebob Squarepants. Shinchan dianggap tidak mendidik oleh KPI karena seringkali bermuatan porno dan mendidik nilai-nilai buruk pada anak. Sementara itu, Spongebob juga mendapat kartu kuning dari KPI karena tayangannya yang disisipi kata-kata tidak sopan, dan tindakan-tindakan yang tidak mendidik. Waspadai tayangan ini, Bu!/ duniaberbicara.com
***

KPI: Kartun Tom & Jerry, Little Krisna dan Sinchan Berbahaya Bagi Anak‏

Created on Tuesday, 23 September 2014 14:10

ANTV

Jakarta, GATRAnews – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis kepada sejumlah stasiun televisi swasta tentang sejumlah tontonan yang dianggap banyak terdapat adegan kekerasan. Program televisi yang mendapat teguran itu antara lain serial animasi Tom & Jerry dan Little Krisna.

KPI dalam siaran persnya, Selasa (23/9) menyatakan, ketiga serial kartun tersebut banyak menampilkan adegan kekerasan yang berbahaya bagi anak. “Pelanggaran pada program tersebut ialah menayangkan secara eksplisit adegan membenturkan wajah Tom berkali-kali ke plang besi. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan anak-anak dan remaja, penggolongan program siaran, serta larangan dan pembatasan adegan kekerasan,” sebut KPI tentang serial Tom & Jerry yang tayang di Global TV pada 5 September 2014.

ANTV juga mendapat teguran atas tayangan Little Krisna yang disiarkan pada 5 September 2014. KPI menyoroti pelanggaran siaran yang memperlihatkan adegan Krishna menarik ekor kerbau dan memutar-mutar tubuh binatang tersebut hingga terpelanting ke tanah dari ketinggian.

KPI menyebutkan, stasiun-stasiun televisi itu melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012, khususnya Pasal 14 atau Pasal 21, serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 15 ayat (1) dan Pasal 37 ayat (1), (2), dan (4) huruf a.

Berdasarkan pelanggaran di atas, KPI Pusat memutuskan menjatuhkan sanksi administrasi berupa teguran tertulis. KPI juga merilis tayangan televisi yang dikaegorikan “berbahaya” dan “hati-hati”. Tayangan anak dan kartun yang termasuk dalam kategori berbahaya (lampu merah): Bima Sakti (ANTV), Little Krisna (ANTV), Tom & Jerry yang tayang di tiga stasiun TV yakni ANTV, RCTI, dan Global TV. Sedangkan 2 tayangan anak dan kartun yang masuk dalam kategori hati-hati (lampu kuning): Crayon Sinchan (RCTI), Spongebob Squarepants (Global TV).

Atas pelanggaran-pelanggaran tersebut, KPI dengan tegas telah menjatuhkan sanksi administratif kepada stasiun TV yang menyiarkan dan menginstruksikan stasiun TV untuk menghilangkan muatan-muatan kekerasan dan adegan berbahaya serta tidak pantas ditiru oleh anak-anak. “KPI juga menghimbau anak-anak dan orangtua agar selektif dalam memilih tayangan anak dan kartun. Untuk 5 tayangan di atas, agar orang tua melarang anak-anaknya menonton,” imbau KPI.

Penulis: RVN
Editor: Nur Hidayat/gatracom

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.935 kali, 1 untuk hari ini)