Logo Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tertempel di iklan kondom untuk LGBT. Terang saja, PBNU menentang hal itu.

“Sikap NU sudah jelas segala macam perilaku seks menyimpang apalagi sesama jenis itu sangat bertentangan dengan pondasi keagamaan dan kebangsaan bernegara kita. Dan terlebih jelas bertentangan dengan prinsip NU,” kata Katib Syuriah PBNU Asrorun Niam, Sabtu (21/10/2017) dikutip Detik.com.

Niam menyebut penggunaan logo PBNU secara sepihak dalam poster itu melecehkan PBNU. “Kalau ada lembaga, baik perorangan yang menggunakan atau mencatut lambang NU dan diperuntukkan dengan hal yang bertentangan dengan prinsip keagamaan NU. Maka itu adalah hal yang melecehkan,” ucap Niam.

“Apalagi kalau dia mencatut dan membawa identitas NU untuk kepentingan yang bertentangan,” imbuh Niam.

Poster iklan kondom untuk LGBT itu viral di media sosial sejak 19 Oktober 2017. Namun, kemunculan poster itu sebenarnya sudah terpantau sejak 4 tahun lalu.

Poster itu menggambarkan 3 orang laki-laki dengan pelangi sebagai latarnya. Tertulis ‘Aku yang Jalani, Aku Bisa Jaga Diri’ dan ‘Saatnya Menentukan Sikap. Selalu Pakai Kondom dan Periksa Penyakit Kelamin Sekarang!’.

Di bagian bawah poster, tampak logo PBNU. Selain itu, ada pula logo Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tetapi logo Kemenkes itu merupakan logo lama.[www.tribunislam.com]

Sumber : takbir.net/mediadakwahislam.com

(nahimunkar.org)