SPEKTANEWS (Yogyakarta) Kasus penganiayaan berat yang dilakukan rombongan konvoi kampanye relawan Jokowi-Kalla terhadap sejumlah mahasiswa dan karyawan kampus UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta, pada Selasa 17 Juni lalu telah dilaporkan pihak UII ke kepolisian.

Pihak UII juga telah menerjunkan tim kuasa hukumnya LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) untuk menangani masalah penganiayaan yang telah dilakukan relawan Jokowi-Kalla terhadap para mahasiswa dan karyawannya.

Direktur Humas UII, Hangga Fathanah menjelaskan jika pihaknya telah melaporkan masalah ini ke polisi. Sementara dua orang mahasiswa yang mengalami babak belur telah divisum.

“Kami melihat kondisi ini sebagai kriminal murni. Kemarin (18/6) kami sudah memproses kasus ini dan melaporkannya ke polisi. Kedua korban saat ini masih terus didampingi LKBH UII. Namun usai kejadian keduanya telah divisum,” kata Hangga, di Jakarta, Rabu (18/6).

Peristiwa penganiayaan ini bermula dari konvoi rombongan kampanye Jokowi–Kalla yang ketika itu tengah melintas di Jalan Taman Siswa. Sejumlah mahasiswa yang saat itu tengah menyeberang tiba-tiba diteriaki dan dimaki oleh relawan Jokowi-Kalla. Rombongan tersebut nampak telah siap siaga dengan pentungan kayu dan besi. Tanpa banyak bicara rombongan konvoi Capres Jokowi langsung menganiaya para mahasiswa hingga mereka babak belur.

spektanews.com Thursday, June 19, 2014

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.824 kali, 1 untuk hari ini)