Eramuslim – Edisi terbaru  Charlie Hebdo, akan dirilis hari  Rabu pekan ini dengan satu juta copy , dengan tetap tampilkan  kartun Nabi Muhammad yang digambarkan bersama politisi dan pemimpin agama di dunia , kata pengacara majalah tersebut.

Pengacara tersebut, Richard Malka adalah orang yang pertama untuk meminta majalah tersebut tetap berfungsi setelah sembilan kontributornya , termasuk kartunis terkenal Cabu dan Wolinski dan direktur penerbitan, Charb, ditembak mati pada Rabu lalu oleh pejuang Chérif dan Saïd Kouachi.

Ketika ditanya apakah akan tetap tampilkan  kartun  Muhammad, yang telah menjadi penyebab  di fitur majalah itu hingga terjadi penyerangan Rabu lalu, ia menjawab: “Tentu.”

“Kami tidak akan menyerah dan  semua ini tidak akan berarti apa-apa,” katanya kepada radio France Info, pada hari Senin, yang disiarkan dari kantor sementara majalah yang dijaga ketat di media Libération.

“Humor tanpa sikap meremehkan bukanlah humor. Kami mengejek  politisi, agama, itu adalah kebebasan pikiran yang Anda harus miliki. “

“Kebebasan fikiran ‘Charlie’  adalah hak untuk menghujat,” ia melanjutkan. (JL/KH)

Redaksi – Selasa, 23 Rabiul Awwal 1436 H / 13 Januari 2015 08:08 WIB

 

***  

 

Yang sok toleran terhadap orang kafir, sadarlah

 

Orang-orang yang mengaku Islam tapi sok toleran terhadap orang kafir bahkan memelopori untuk mengucapkan selamat natal kepada orang kafir, bahkan mendatangi upacara perayaan orang-orang kafir hendaknya mengaca. Sebegitu bencinya orang kafir terhadap Islam.

Masih belum sadarkah orang-orang yang duduk jadi tokoh lembaga-lembaga dan ormas Islam, bahkan jadi presiden di negeri yang jumlah Islamnya terbesar di dunia, bahwa di dunia saja telah mempermalukan diri sendiri?

Kalau mereka yang sok toleran terhadap orang kafir itu merasa akrab dengan orang-orang kafir, coba hentikan mereka dari menghujat Islam. Atau sejatinya sama, hanya beda cara? Buktikan.

(nahimunkar.com)