Skandal dugaan korupsi dalam pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta yang tak kunjung diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai protes dari LSM Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI).

Alhasil, MAKI mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, kasus tersebut perlu diuji lantaran dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat dugaan korupsi dalam pembelian lahan. Sementara KPK lamban dalam memproses kasus tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kedatangan Gubernur DKI (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok) sebagai saksi yang akan menjelaskan semua detil pengadaan lahan RS Sumber Waras. Ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban di muka hukum sebagaimana dikehendaki Ahok,” kata Boyamin saat menghadiri sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/3).

Selain itu, Boyamin menuturkan, kehadiran Ahok serta pimpinan DRPD DKI Jakarta dan juga pimpinan BPK dalam sidang praperadilan nantinya untuk menjelaskan secara detil kejelasan dalam pembelian lahan RS Sumber Waras.

“Pejabat berwenang untuk menjelaskan sedetilnya sehingga akan diuji kebenarannya apakah terjadi korupsi atau tidak. Saya juga akan mempersiapkan saksi dan ahli yang kompeten untuk menguji kasus tersebut,” papar Boyamin. [dodo/dka] http://m.rmoljakarta.com

By: RMOL. Senin, 14 Maret 2016 , 12:49:00 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 689 kali, 1 untuk hari ini)