Tentara Malaysia Sudah Sampai di Saudi. Malaysia ternyata telah menjadi negara Asia ke-12 yang mengirim kekuatan militernya untuk bergabung dengan koalisi anti-syiah  Houthi di Yaman.

Inilah beritanya.

***

 

Malaysia Diam-Diam Kirim Pesawat Tempur Untuk Ikut Perangi Syiah Houthi di Yaman

Redaksi – Senin, 23 Rajab 1436 H / 11 Mei 2015 07:00 WIB

Eramuslim. Tanpa banyak pemberitaan di media, Malaysia ternyata telah menjadi negara Asia ke-12 yang mengirim kekuatan militernya untuk bergabung dengan koalisi anti-syiah  Houthi di Yaman.
Saudi Press Agencymemberitakan jet tempur Malaysia, Minggu (10/5), tiba di Riyadh dan siap melancarkan pemboman ke basis-basis pertahanan milisi syiah Houthi di sekujur Yaman.
Sebelumnya, Senegal mengirim 2.100 serdadu untuk memerangi Shiah Houthi jika Arab Saudi mengerahkan pasukan darat.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan pusat operasi koalisi sedang mempersiapkan penggabungan kekuatan militer Malaysia dan Senegal.
Jet-jet tempur Malaysia kemungkinan tidak akan terlibat dalam operasi pemboman sampai pekan depan, karena Arab Saudi dan milisi syiah  Houthi sepakat gencatan senjata kemanusiaan selama lima hari.
Koalisi Islam pimpinan Arab Saudi melancarkan pemboman terhadap kekuatan pemberontak syiah Houthi  dukungan Iran sejak 26 Maret. Sejauh ini serangan udara relatif sukses mencegah kejatuhan Aden, kota pelabuhan penting Yaman, ke tangan syiah Houthi. (rz)

***

Bantu Lawan Syiah Houthi, Tentara Malaysia Tiba di Saudi

By Ibnu K – May 10, 2015

 Tentara-Malaysia-worldbulletin-640x413

Pasukan Malaysia telah tiba di Arab Saudi, Ahad (10/5/2015), untuk bergabung dengan koalisi Arab mengusir pemberontak Syiah Houthi di Yaman, lapor kantor berita pemerintah Saudi seperti dikutip Worldbulletin.net.

Menurut sumber Worldbulletin, Malaysia menjadi negara ke-12 untuk bergabung dalam koalisi, sepekan setelah Senegal mengumumkan bahwa 2.000 pasukannya akan bergabung dalam koalisi.

Pusat operasi koalisi sedang mempersiapkan rencana untuk partisipasi pasukan Malaysia dan Senegal dan sifat dari tugas yang harus diberikan kepada mereka. Namun belum ada rincian tentang jumlah tentara Malaysia yang telah tiba atau apakah ada gelombang berikutnya yang akan mengikuti.

Sebelumnya, Republik Senegal berkomitmen akan mengirim 2.100 tentara ke Yaman bergabung dengan koalisi Arab Saudi. Pemerintah beralasan pasukan itu dikirim guna membantu Arab Saudi melawan pemberontak Syiah Houthi di Yaman dan membantu kerajaan yang kini dipimpin Raja Salman itu melindungi dua tanah suci.

“Koalisi internasional bertujuan untuk melindungi dan mengamankan tempat-tempat suci Islam, Madinah dan Mekkah,” kata Menteri Luar Negeri Senegal Mankeur Ndiaye, Senin (4/5) lalu.

Mankeur menambahkan, Presiden Senegal telah berkomitmen mengirimkan 2.100 pasukan untuk bergerak membantu Arab Saudi. Bagi Senegal, Arab Saudi adalah teman. Sementara tindakan pemberontak Syiah Houthi di Yaman merupakan ancaman terhadap tanah suci.

 [Ibnu K/bersamadakwah]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.973 kali, 1 untuk hari ini)