Pemerintah Malaysia Rabu (22/02/2012) melarang peredaran buku pendidikan seks karya penulis Inggris, Peter Mayle.

Keputusan melarang itu dilakukan Kementerian Dalam Negeri Malaysia sehari setelah dikeluarkannya perintah untuk menarik buku tersebut dari peredaran.

Dengan keputusan terbaru ini maka toko buku yang masih menjual buku tersebut akan dikenakan sanksi hukum.

“Kemarin mengeluarkan arahan supaya penjualan ditarik balik, hari ini kita membuat keputusan melarang. Siapa yang menjualnya akan diambil tindakan,” kata Abdul Aziz, Ketua Penerbitan Teks dan Quran, Kementerian Dalam Negeri Malaysia, kepada BBC Indonesia.

Namun Abdul Aziz menambahkan bahwa tidak akan diambil langkah hukum kepada penulisnya.

Buku berjudul Where Did I Come From atau Dari Mana Asal Saya menceritakan tentang hubungan seks dengan ilustrasi beberapa gambar kartun.

Tidak sesuai

Menurut Abdul Aziz, yang diceritakan dan digambarkan dalam buku tersebut tidak sesuai dengan moral di Malaysia.

“Dia mempunyai unsur-unsur yang bertentangan dengan moral kita di sini. Apa yang diceritakan dan digambarkan di situ tidak sesuai dengan keadaan di sini.”

“Dalam buku itu digambarkan bagaimana hubungan lelaki dan wanita, dan sebagainya.” Juga salah satu alasan adalah karena buku tersebut berisi gambar kartun jenis kelamin pria maupun wanita.

“Walaupun gambarnya agak kartun, tapi dengan jelas menggambarkan kemaluan lelaki dan kemaluan perempuan. Wanita berbugil, laki berbugil dengan jelas.”

Larangan atas penerbitan buku bukan hal yang baru di Malaysia walau Abdul Aziz mengatakan baru pertamakalinya buku tentang pendidikan seks diharamkan.

Bulan November 2001, Kementerian Dalam Negeri Malaysia melarang buku panduan seks yang diterbitkan oleh Klub Taat Suami karena dianggap bisa membingungkan.

Buku panduan tersebut antara lain berisi seruan agar suami yang memiliki istri lebih dari satu melakukan hubungan intim dengan istri-istrinya pada hari yang sama.*

Rep: CR2

Red: Syaiful Irwan Kamis, 23 Februari 2012

Hidayatullah.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 341 kali, 1 untuk hari ini)