Instagram Team StyloBike

Mandalika Racing Team Indonesia (MRT) diharapkan segera membayar hutang kepada Stylo Team atas biaya balap CEV Moto2 2021

 

OtoRace.id – Beberapa hal terkuak atas kejadian yang terjadi di Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) dalam beberapa pekan terakhir. 

Mulai dari akun instagram team @teamstylobike yang mengunggah tidak bisa membawa Dimas Ekky berkiprah di Moto2 Junior GP tahun ini. 

Serta yang terbaru adalah mengunggah dengan bahasa Indonesia dengan caption yang berisi agar manajemen Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) segera melunasi hutang.

Seolah bekas tim Dimas Ekky berlaga di musim balap 2021 lalu ini menjerit.

“Tidak ada respon dari Tim Mandalika Racing Team Indonesia…Bagaimana dengan Dimas? Pembalap Indonesia dengan Indonesia Sponsor? (Pertamina Mandalika),” tulis Stylobike. 

“Apakah anda berencana untuk membayar tim untuk musim 2021? saatnya untuk mengatakan yang sebenarnya,” lanjutnya. 

Menjadi menarik lantaran dalam postingan tersebut, Team StyloBike juga mention ke beberapa petinggi negara.

Seperti halnya akun Presiden Joko Widodo @jokowi , lalu beberapa menteri seperti Sandiaga Uno (@sandiuno) dan Erik Tohir (@erickthohir) dan beberapa pejabat lainnya.

Pertamina Mandalika Racing Team ini memang ada dua kompetisi, Moto2 World Championship dan Moto2 Junior GP atau yang dikenal dengan CEV Moto2. 

OtoRace.id -Didit Abdillah – Minggu, 1 Mei 2022 | 12:15 WIB

***

MotoGP Mandalika Pakai Dukun Pawang tapi Hujan, Formula E Jakarta Tanpa Pawang Alhamdulillah Tidak Hujan

Posted on 5 Juni 2022

by Nahimunkar.org

“Satu kata, tidak ada pawang-pawangan (di Formula E Jakarta). Kita bekerja sama dengan BMKG untuk memonitor perkembangan cuaca,” ujar Gubernur Anies di Balai Kota -Jakarta, Kamis 2 Juni 2022.

 
 

JAKARTA – Ajang debut Formula E yang digelar di Sirkuir Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022) berjalan sukses. Bahkan, penonton ajang balap mobil bertenaga listrik itu membeludak dengan cuaca yang cerah.

 
 

Ajang balapan bergengsi ini yang pertama kali digelar di Jakarta ini berjalan mulus. Walaupun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediski ajang balap Formula E bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang.

 
 

Meski tidak memakai dukun pawang hujan seperti MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), balap Formula E ini berjalan lancar tanpa diguyur hujan.

 
 

Dalam ajang balap Formula E di Jakarta ini, Mitch Evans merebut gelar pertama di Jakarta E-Prix 2022. Start di posisi ketiga, pembalap Jaguar TCS Racing itu memantapkan posisi sebagai yang tercepat di Jakarta International E-prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022).

 
 

Evans mencatat waktu 48:28.424 dengan lap tercepat 1 menit 09.786 detik. Evans mengalahkan Jean-Eric Vergne (DS Teccheetah) yang tertinggal + 0.733 detik dari Evan dan Edoardo Mortara (ROKiT Venturi Racing/+0.967) untuk meraih kemenangan ketiganya di Musim 8.

 
 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tidak melibatkan pawang hujan saat balapan Formula E berlangsung di Sirkuit Internasional E-Prix, Ancol, Sabtu (4/6/2022).

 
 

“Satu kata, tidak ada pawang-pawangan. Kita bekerja sama dengan BMKG untuk memonitor perkembangan cuaca,” ujarnya di Balai Kota, Kamis 2 Juni 2022.

 
 

Orang nomor satu di DKI ini pun mengaku bakal tetap mensyukuri apapun kondisi cuaca yang terjadi di hari pelaksanaan Formula E.

 
 

“Bila terang kita syukuri, bila hujan juga kita syukuri. Semuanya adalah rahmat kita tinggal di khatulistiwa yang terbiasa dengan terang dan basah,” ujarnya.

 
 

Anies juga menyebut, para pembalap Formula E sudah terbiasa balapan di tempat yang kondisi cuacanya tak menentu.

 
 

Oleh sebab itu, mereka bisa cepat beradaptasi dan tak ada masalah bila ada perubahan cuaca.

 
 

“Para pembalap sudah tahu bahwa mereka akan melakukan lomba di tempat yang bisa terang dan basah,” tuturnya.

 
 

(Sumber: Sindonews)

[PORTAL-ISLAM.ID] 05 Juni 2022 BERITA NASIONAL

***

Kacau! Sudah Bayar Mahal Pawang Hujan, Gelaran MotoGP Mandalika Tetap Diguyur Hujan Lebat

GELORA.CO – Gelaran MotoGP Mandalika 2022 resmi digelar Minggu (20/3/2022) di Sirkuit Pertamina Mandalika hari ini. Berbagai persiapan dilakukan, termasuk membayar jasa pawang hujan.

Ajang adu balap motor paling bergengsi di dunia itu diawali dengan race Moto3 mulai pukul 11.00 WIB. Disusul sesi kedua balapan Moto2.

Di saat dua balapan itu berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, cuaca tampak panas menyengat di kawasan Sirkuit Pertamina Mandalika.

Bahkan, balapan Moto2 harus dipangkas dari 25 lap menjadi 15 lap saja karena panasnya aspal lintasan di Sirkuit Mandalika.

Hingga balapan Moto2 selesai, cuaca masih tampak cerah dan panas. Namun tiba-tiba, hujan lebat turun. Tepatnya sekitar sekitar pukul 13.30 WIB atau sekitar setengah jam sebelum jadwal balapan MotoGP dimulai di pukul 14.00 WIB.

Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 13.55 WIB atau lima menit sesuai jadwal dimulainya MotoGP belum ada tanda-tanda balapan MotoGP akan dimulai.

Dari tayangan televisi, beberapa pembalap seperti Fabio Quartararo bahkan masih mengenakan hem khas Yamaha miliknya.

Beberapa pembalap lain juga masih tampak berdiskusi bersama timnya. Belum ada tanda-tanda para pembalap masuk ke lintasan.

Pihak berwenang disebut masih menunggu kondisi hujan yang memang deras mengguyur sirkuit Mandalika siang ini.

Pakai Pawang Hujan Dibayar Jutaan

Kehadiran pawang hujan nyaris ditemukan di setiap perhelatan besar. Begitu juga dengan ajang dunia MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika, ada pawang yang berperan agar kondisi cuaca terjaga tanpa hujan.

Salah seorang pawang hujan yang sudah berkali-kali dipercaya pemerintah untuk acara-acara nasional adalah Rara Isti Wulandari.

Sebelumnya, Rara juga pernah menjadi pawang hujan dalam perhelatan Opening Asian Games 2018 lalu.

Berapa bayaran yang didapat Rara selama menjadi pawang hujan untuk MotoGP Mandalika?

Rara sempat membeberkan honor yang diterimanya selama menjadi pawang hujan dalam ajang MotoGP Mandalika.

Melalui akun Facebook pribadi miliknya bernama Cahaya Tarot, Rara membagikan tangkapan layar berupa pesan notifikasi transfer.

Dalam tangkapan layar itu, diketahui Rara mendapatkan bayaran yang ditaksir mencapai jutaan rupiah. Namun untuk rinciannya, dia menutupi angka pertama.

“Alhamdulillah. Maturnuwun. Terima kasih. Rejeki Hoki All Universe Mandalika Street Circuit,” tulis Rara, dikutip dari Hops.id – jaringan Suara.com, Minggu (20/3/2022).

Sumber: suara

@geloranews

20 Maret 2022

***


Mengundang Pawang Hujan Hukumnya Syirik, Dapat Mengeluarkan dari Islam

 

 

 
 

HUKUM MENGUNDANG PAWANG HUJAN DALAM ISLAM

Hati hati, dengan alasan sholat idhul adha dilapangan, takut di guyur hujan, lalu pakai dukun pawang hujan..Baaathil!!

️ cateet!!

MENGUNDANG PAWANG HUJAN

Yang mengundang dan pelaku atau dukun itu adalah perbuatan Syirik !!

Al-Qur’an telah menegaskan bahwa tidak ada yang mengetahui perkara ghoib kecuali Allah. Sedangkan turunnya hujan termasuk perkara yang ghoib. Maka mempercayai orang berkemampuan mengendalikan hujan berarti dia telah mengakui adanya pihak yang Mahatahu perkara ghoib selain Allah. Ini adalah keyakinan syirik dan bila pelakunya mati namun belum sempat bertaubat kepada Allah maka tempatnya di neraka kekal selama-lamanya. Allah berfirman:

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ} [المائدة: 72]

“Barangsiapa yang berbuat syirik, maka sungguh Allah haromkan atasnya untuk masuk surga, dan tempatnya di neraka. Dan tidak ada bagi orang yang zalim seorang penolongpun.” (Al-Ma’idah: 72)

Lalu bagaimana bila ternyata hujan benar-benar tidak turun? Jangan Anda terpedaya karena yang demikian itu adalah ujian dari Allah. Sesungguhnya syaithon hendak mempermainkan manusia agar mau menghambakan dirinya kepada selain Allah.

Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan, bahwa syaithon dari kalangan jin mencuri dengar berita langit lalu dia sampaikan satu berita itu kepada pengabdinya dari kalangan dukun yang dicampur dengan seratus berita dusta. Oleh sebab itu terkadang ada berita dari para dukun yang tidak meleset terjadi, akan tetapi semua itu adalah ujian dari Allah.

Copas Akun MsnhajSalaf

Read more at: https://www.fotodakwah.com/2021/07/hukum-mengundang-pawang-hujan-dalam.html

Via © @fotodakwah

https://www.facebook.com/hartonoahmadjaizy/photos/a.107957398152215/291661769781776/

(nahimunkar.org)