Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso (IST)


Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan, Djoko Santoso memberikan dukungan terhadap warga Luar Batang, Jakarta Utara yang menolak penggusuran.

“Saya ingin membantu saudara-saudara sekalian. Bangsa kita dulu merdeka karena kesamaan satu nasib. Jadi jangan setelah merdeka jadi sendiri-sendiri,” katanya di atas panggung rapat akbar warga Luar Batang, Jakarta, Rabu, (20/4).

Djoko menilai, setelah puluhan tahun merdeka, masyarakat sampai saat ini belum merasakan dampak kemerdekaan. “Karena sudah 75 tahun merdeka, harusnya kita sudah sejahtera. Di dalam alinea 4 UUD 1945, ini harus jadi acuan kita semua,” ujarnya menambahkan.

Djoko juga mengimbau agar warga Luar Batang tidak terprovokasi melawan kebijakan penggusuran dengan menggunakan cara vandal.

“Hati kita boleh panas seperti ini, tapi, jangan pernah kepancing dengan masalah anarkis. Kita akan selesaikan dengan cara baik.”

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menunda penggusuran tahap kedua terhadap bangunan yang masuk kawasan jalur hijau di kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.  Penundaan dilakukan karena menunggu rumah susun bagi warga siap huni.

Sumber: suaranasional.com/21/04/2016

Mantap, Mantan Panglima TNI Dukung Warga Luar Batang Tolak Penggusuran

Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso (IST)

Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan, Djoko Santoso memberikan dukungan terhadap warga Luar Batang, Jakarta Utara yang menolak penggusuran.

“Saya ingin membantu saudara-saudara sekalian. Bangsa kita dulu merdeka karena kesamaan satu nasib. Jadi jangan setelah merdeka jadi sendiri-sendiri,” katanya di atas panggung rapat akbar warga Luar Batang, Jakarta, Rabu, (20/4).

Djoko menilai, setelah puluhan tahun merdeka, masyarakat sampai saat ini belum merasakan dampak kemerdekaan. “Karena sudah 75 tahun merdeka, harusnya kita sudah sejahtera. Di dalam alinea 4 UUD 1945, ini harus jadi acuan kita semua,” ujarnya menambahkan.

Djoko juga mengimbau agar warga Luar Batang tidak terprovokasi melawan kebijakan penggusuran dengan menggunakan cara vandal.

“Hati kita boleh panas seperti ini, tapi, jangan pernah kepancing dengan masalah anarkis. Kita akan selesaikan dengan cara baik.”

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menunda penggusuran tahap kedua terhadap bangunan yang masuk kawasan jalur hijau di kawasan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.  Penundaan dilakukan karena menunggu rumah susun bagi warga siap huni.

Sumber: suaranasional.com/21/04/2016

(nahimunnakr.com)

 

(Dibaca 1.792 kali, 1 untuk hari ini)