Gensyiah: Ulama Syiah Lebanon terkemuka, Ali al-Husseini, mengungkapkan adanya  “rencana Hitam Iran” yang bertujuan untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas di Kerajaan Arab Saudi.

Husseini yang menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Islam Arab dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh situs Dewan kemarin, Senin mengatakan: “Hari ini kita menyaksikan terjadinya serangan sporadis yang dilancarkan ISIS melawan Arab Saudi, datang sejalan dan konsisten dengan garis umum dari organisasi ini. Yang harus diperhatikan adalah bahwa sebagian anggota ISIS ini telah mengunjungi Iran atau datang melalui Iran, dimana telah terbukti bahwa ada visa Iran di paspor mereka. ”

Dia menambahkan bahwa “Kegiatan dan gerakan ISIS di Arab Saudi datang dengan tersandung dan bingung karena kesiapan pasukan keamanan Saudi Arabia yang telah membuktikan efektifitas dan kemampuan mereka ketika mereka proaktif dalam mewaspadai rencana hitam Iran terhadap Kerajaan saudi Arabia..

kami yakin bahwa di masa akan datang akan terungkap banyak misteri rencana hitam Iran yang langsung dipimpin oleh rezim di Teheran. ”

Husseini mengatakan bahwa “pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Khamenei dan diikuti oleh komentar Hassan Nasrallah bahwa ISIS akan menyerang Arab Saudi, datang setelah adanya informasi tentang pertemuan dan kordinasi antara (Hizbullah Hejaz), yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Ahmed al-Maghsal (yang baru-baru ini telah ditangkap di Libanon) dan antara pemimpin ISIS, yang itu merupakan hal yang tidak dapat dilakukan tanpa bimbingan dan pengetahuan Wilayat el faqih. “

Husseini melanjutkan dengan menyebut banyak bukti atas hubungan ekstremis dengan Iran, di mana ia mengatakan bahwa keyakinan bahwa “kelompok-kelompok ekstremis” tidak memiliki hubungan atau link dengan Teheran, adalah sebuah pemahamaan yang naif dan dangkal.

al-Husaini menyimpulkan di artikelnya dengan mengatakan bahwa “meningkatnya aktivitas ISIS di Arab Saudi datang khususnya setelah operasi” ‘Ashifat al-Hazm / Badai tekad “, di Yaman, yang merupakan pukulan telak Saudi terhadap pengaruh wilayat el- faqih di Yaman pada khususnya, dan di dunia Arab pada umumnya.”

Sumber : gensyiah.com – 9 October 2015

Diterbitkan: Selasa, 6 Oktober, 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 7.743 kali, 1 untuk hari ini)