Di saat mayoritas masyarakat, tokoh bangsa dan elemen umat Islam menolak secara tegas ajang pamer aurat Miss World, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) nyatakan tak bisa menolak Miss World

Aher yang diusung PKS saat Pemilukada Jabar beberapa waktu ini juga masa bodoh, enggan mengomentari dan menghindar saat dimintai tanggapannya selaku kepala daerah mengenai penyelenggaraan Miss World yang berbau bikini itu.

Sikap itu dalam Islam disebut penyakit wahn. Ada hadits terkenal sebagai berikut:

عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:﴿يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ﴾

Dari sahabat Tsauban r.hu berkata, “Telah bersabda Rasulullah saw,

“Hampir saja bangsa-bangsa berkumpul menyerang kalian sebagaimana mereka berkumpul untuk menyantap makanan di nampan. Salah seorang sahabat bertanya, “Apakah karena sedikitnya jumlah kami pada saat itu?” Beliau menjawab, “Bahkan pada saat itu jumlah kalian banyak, tetapi kalian seperti buih, buih di atas lautan. Sungguh Allah benar-benar akan mencabut rasa takut pada hati musuh kalian dan sungguh Allah benar-benar akan menghujamkan pada hati kalian rasa wahn.” Kemudian seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta kepada dunia dan takut mati”.

Kedudukan Hadis
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dalam Sunannya pada bab Fi Tada’al Umam alal Islam juz XI halaman 371 hadis nomor 3745. Dalam Musnadnya, Imam Ahmad meriwayatkan hadis ini dalam bab Wa min Haditsi Tsauban r.hu juz 45 halaman 378 hadis nomor 21363. Hadits ini adalah hadis shahih, marfu dari Rasulullah saw. (Posted by Beranda Wahyu at 3:13 AM Saturday, September 18, 2010)

Inilah berita tentang sikap Gubernur Jabar dalam kaitan Miss World yang akan digelar di wilayahnya dan telah diprotes habis-habisan oleh Umat Islam, namun Gubernur Jabar yang Sarjana Syari’ah dan dari partai yang pernah disebut partai dakwah itu tampaknya lebih memilih terselenggaranya mega maksiat Miss World yang jelas tidak diridhai Allah Ta’ala. Naz’udzubillahi min dzalik!

*** 

Gubernur Jabar Tegaskan Tak Bisa Tolak Ajang Pamer Aurat Miss World

 gubernur jabar

BANDUNG (voa-islam.com) – Mayoritas masyarakat, tokoh bangsa dan elemen umat Islam sudah secara tegas menolak rencana gelaran Miss World yang akan diadakan di Indonesia, baik secara lisan maupun tertulis.

Tidak hanya sekedar menolak, mereka juga menegaskan akan membubarkan Miss World ajang buka-bukaan aurat pengundang adzab, jika pemerintah tetap bersikukuh untuk menyelenggarakan acara tersebut.

Diantara yang sudah menyatakan sikap untuk membubarkan acara Miss World jika jadi digelar adalah Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, anggota DPR RI Komisi X Nasrullah, Sekjen FUI KH M Al-Khaththath dan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

Sebab, sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusatajang pamer aurat Miss World bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa Indonesia. Dan fatwa tersebut juga didukung Kementerian Agama.

Namun, sikap lain ternyata ditunjukkan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) atas rencana digelarnya acara Miss World 2013 di Nusa Dua Bali dan Bogor Jawa Barat pada 28 September 2013 mendatang.

…Disaat mayoritas masyarakat, tokoh bangsa dan elemen umat Islam menolak secara tegas ajang pamer aurat Miss World, Gubernur Jabar nyatakan tak bisa menolak Miss World…

Aher yang terpilih lagi jadi Gubernur untuk kedua kalinya pada Pemilukada Jabar beberapa waktu lalu enggan berkomentar lebih jauh mengenai penyelenggaraan Miss World 2013, meski salah satu rangkaian acara digelar di wilayahnya, yakni kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Menanggapi penolakan mayoritas masyarakat, para tokoh bangsa dan elemen umat Islam terhadap acara Miss World yang terus meningkat dan membesar, Heryawan mengaku tidak bisa mengeluarkan izin penolakan penyelanggaraan Miss World 2013.

“Izinnya bukan dari Gubernur, tapi dari Mabes Polri,” kata Aher yang juga anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (4/9/2013).

Aher yang diusung PKS saat Pemilukada Jabar beberapa waktu ini juga masa bodoh, enggan mengomentari dan menghindar saat dimintai tanggapannya selaku kepala daerah mengenai penyelenggaraan Miss World yang berbau bikini itu.

“Seharusnya jangan ditanya begitu mungkin. Saya sebagai kepala daerah dan juga sebagai Heryawan sama saja. Sudah ya saya mau ke Garut dulu deh,” ujarnya sambil lalu. [Khal-fah/dbs] Rabu, 04 Sep 2013

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.823 kali, 1 untuk hari ini)