Kamis, 22 Zulqaidah 1436 H / 3 September 2015

ATHENA (voa-islam.com) – Siapa lagi yang masih peduli? Berapa ratus ribu anak yang menjadi korban perang? Berapa ratus mereka yang mati, saat mengungsi dan kemudian kapal mereka tenggelam dan karam? Begitu banyak anak bersama orang tuanya meninggalkan medan perang, dan mencari kehidupan baru, tapi mereka bernasib nahas.

Masih dunia memiliki kepedulian terhadap mereka. Memiliki iba dan belas kasihan? Masihkah akan terus membiarkan mereka mati? Akibat perang dan tenggelam kapal yang mereka tumpangi? Bersama keluarga mereka. Di mana kepedulian masyarakat dunia terhadap mereka? Para pemimpin dunia membiarkan rezim Bashar al-Assad terus bercokol dan menumpahkan darah rakyatnya.

Tragedi demi tragedi terus menyertai anak-anak Suriah, Irak, dan sejumlah negara lainnya, yang sekarang meninggalkan negaranya mencari penghidupan baru, meninggalkan perang di negaranya? Seperti tak ada tempat lagi bagi mereka. Negara-negara Eropa juga tidak semuanya mereka membuka tangannya.

Mengharukan. Anak-anak bersama orangtua mereka berjalan kaki ratusan kilo menyeberangi perbatasan berbagai negara. Mulai dari Turki, Hongaria, Jerman, dan bahkan sampai memasuki Inggris. Penderitaan demi penderitaan tak henti-henti menyertai perjuangan mereka ke berbagai negara ingin mendapatkan tanah baru yang lebih aman dan terhindar dari perang. (dita/voa-islam.com)

http://www.voa-islam.com/read/world-news/2015/09/03/38994/masihkah-masyarakat-dunia-menutup-mata-atas-penderitaan-mereka/#sthash.3UC41EzE.zzl5n5oo.d

(nahimunkar.com)

(Dibaca 890 kali, 1 untuk hari ini)