colombo

KOLOMBO (gemaislam) – Kasus kekerasan yang menimpa kaum muslimin kembali terjadi di Sri Lanka. Sebuah masjid di wilayah Kolombo diserang kelompok massa yang dipimpin oleh para biksu, Sabtu sore waktu setempat.

Kehadiran massa anti muslim tersebut berawal dari ketidaksetujuan mereka akan keberadaan masjid tersebut. Masjid yang sebenarnya sudah mendapatkan izin dari pemerintah tersebut memang beberapa bulan terakhir ini mendapatkan serangan dari massa anti muslim.

Dikutip dari Aljazeera, Ahad (11/8), insiden ini terjadi di wilayah Grandpass Colombo. Empat orang dilaporkan terluka akibat serangan yang terjadi, ditambah dua orang polisi yang juga terluka ketika sedang melakukan pengamanan.

Dalam beberapa bulan terakhir, para biksu ini menentang keberadaan masjid di wilayah tersebut. Mereka memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan Ramadan untuk relokasi masjid. Sebelumnya Kementerian Agama Sri Lanka telah memberikan izin bagi masjid itu dan menjamin keamanan umat Muslim dengan menyiagakan polisi.

“Mereka terluka akibat terkena lemparan batu. Cedera juga disebabkan karena terkena puing-puing kaca,” ujar Pushpa Soysha, seorang juru bicara kepolisian.

Penduduk lokal mengatakan bahwa tatkala lonceng kuil berbunyi, massa mulai berkumpul dan melempari masjid dengan batu. Insiden ini menyebabkan kepolisian memberlakukan jam malam di wilayah tersebut. (arc)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 338 kali, 1 untuk hari ini)