• …ada sekitar 50-an orang pakai baju hitam-hitam dan penutup muka, ada tulisan Jokowi dan lambang kepala banteng (PDIP) sambil jalan kaki tiba-tiba massa mukul mobil sampai kacanya pecah…
  •  Tiba-tiba dari arah timur, muncul puluhan orang memakai baju serba hitam berjalan kaki dengan membawa tongkat, linggis, dan senjata tajam.
  • “Sampai di depan rumah mereka melihat anak saya memakai kaus ormas underbouw parpol tertentu. Mereka lalu meminta untuk mencopot. Setelah dicopot tiba-tiba kita langsung diserang,” kata Muh Sigit Kuntoro pemilik rumah yang dirusak, saat ditemui Aktual.co di lokasi, Rabu (25/6).
  • Massa yang mengamuk lantas merusak mobil, motor dan rumah korban. Tak hanya itu, massa juga merobek baliho besar bergambar Prabowo-Hatta yang ada di dinding kampung tersebut.

Inilah beritanya.

***

Massa Berpakaian Hitam Serang Warga dan Rusak APK Capres Prabowo-Hatta

YOGYAKARTA (Voa Islam) —  Muh Sigit Kuntoro (47) warga kampung Sudagaran RT 42 RW 12, Tegalrejo Yogyakarta harus mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat sabetan senjata tajam setelah diserang puluhan massa rhitam-hitam Selasa (24/06) sore kemarin.

Peristiwa itu terjadi hampir bersamaan dengan peristiwa pengrusakan dan bentrokan antar dua kubu pendukung capres-cawapres kemarin.

Tak hanya mengalami luka di bagian tubuh, rumah milik Muh Sigit Kuntoro (47) di kampung Sudagaran, Tegalrejo Kota Yogyakarta, juga dirusak massa. Kaca rumah bagian depan miliknya diketahui pecah berantakan.  Begitu juga kaca bagian belakang mobil Timor yang terparkir di garasi. Selain itu 2 sepeda motor juga diketahui rusak parah.

Menurut korban peristiwa itu bermula saat dirinya sedang duduk di teras rumah, sementara anaknya tengah membetulkan mobil miliknya sambil jongkok. Tiba-tiba dari arah timur, muncul puluhan orang memakai baju serba hitam berjalan kaki dengan membawa tongkat, linggis, dan senjata tajam.

“Sampai di depan rumah mereka melihat anak saya memakai kaus ormas underbouw parpol tertentu. Mereka lalu meminta untuk mencopot. Setelah dicopot tiba-tiba kita langsung diserang,” katanya saat ditemui Aktual.co di lokasi, Rabu (25/6).

Korban mengaku langsung dipukul pipi kirinya. Ia juga diserang menggunakan senjata tajam dan mengenai tangan dan kepala bagian belakangnya.

Mengetahui hal itu, korban langsung lari masuk rumah. Namun massa tetap mengejar. Istri saya langsung keluar dan menghalang-halangi masa agar tidak masuk ke dalam rumah.

“Kalau mau bunuh bunuh saya saja,” dia bilang begitu,” ujarnya menirukan istrinya.

Massa yang mengamuk lantas merusak mobil, motor dan rumah korban. Tak hanya itu, massa juga merobek baliho besar bergambar Prabowo-Hatta yang ada di dinding kampung tersebut.

Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Warga

Pihak kepolisian kota Yogyakarta menangkap satu orang yang diduga turut menjadi pelaku dalam pengrusakan di Somodaran, Tegalrejo Yogyakarta, Selasa (24/6) sore kemarin.

Selain itu polisi juga mengamankan sedikitnya 13 unit sepeda motor yang diduga digunakan pelaku dalam pengrusakan di sekitar lokasi tersebut.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol R. Slamet Santosa, mengatakan penangkapan seorang pelaku tersebut dilakukan pascaperistiwa penyerangan terjadi. Salah seorang anggota kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengejar para pelaku dan berhasil menangkap salah seorang diantaranya, sementara para pelaku lainnya berhasi kabur.

Sementara itu sejumlah sepeda motor yang diamankan tersebut diduga digunakan para pelaku untuk menuju lokasi penyerangan. Dari keterangan korban, para pelaku pengrusakan di Somodaran Tegalrejo sendiri berasal dari daerah lain. Hal itu diindikasikan dari keterangan saksi korban yang tidak mengenali para pelaku.

Hingga Rabu (25/06) rumah korban yakni Muh Sigit Kuntoro sendiri tampak masih dijaga puluhan petugas kepolisian berbaju sipil. Nampak puing-puing pecahan kaca dan sisa-sisa pengrusakan sekelompok masa tak dikenal itu juga masih dibiarkan berserakan.  (aktual/AF) voa-islam.com

***

Massa Pakaian Hitam Rusak Mobil di Jogja

Massa dengan pakaian serba hitam dilaporkan tengah merusak mobil milik pengunjung Hotel Zodiak di Jalan Hos Cokroaminoto, Selasa (24/6) sore. Diduga, aksi tersebut dilakukan salah satu kelompok massa pendukung pasangan Capres-Cawapres.

“Tidak jelas siapa, ada sekitar 50-an orang pakai baju hitam-hitam dan penutup muka, ada tulisan Jokowi dan lambang kepala banteng (PDIP) sambil jalan kaki tiba-tiba massa mukul mobil sampai kacanya pecah,” ujar Ujang, penjaga warung di seberang Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ujang mengatakan, massa datang dari arah timur menuju barat dengan berjalan kaki sekitar pukul 17.00. Massa terlihat membawa batang kayu berbagai ukuran dan senjata lainnya.

“Saya kaget karena tiba-tiba saja ada yang merusak mobil. Warung saya tutup sementara,” paparnya.

Informasi yang didapat, sejumlah tiga mobil yang terparkir di halaman Hotel Zodiak mengalami kerusakan pada kacanya. Mobil-mobil tersebut antara lain Pajero Sport AB 705 yang terdapat stiker logo Pemuda Pancasila, Alphard AB 81 UT,dan Nissan X-Trail B 2918 MF yang kaca belakangnya terdapat lima lubang mirip bekas tembakan. Selain itu, pos security hotel tersebut juga dirusak oleh kelompok tak bertanggungjawab itu. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

“Kebetulan pos sedang kosong karena bertepatan dengan pergantian shift. Kejadian singkat sekali, massa yang merusak langsung pergi,” kata Rafael, salah satu staff security.

Selain melakukan perusakan di hotel, massa yang tidak diketahui asal usulnya itu juga sempat membuat onar di Kampung Sudagaran, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, yang tidak terlalu dari lokasi perusakan. Dari keterangan warga, massa sempat merusak beberapa spanduk milik salah satu simpatisan pendukung salah satu Capres-Cawapres.

Setelah kejadian beberapa pengamat menilai hal itu sebagai bentuk kampanye hitam.

Diposkan oleh Christopher Agustino/ info-jogja.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 723 kali, 1 untuk hari ini)