Tentara langit, Massa PDIP.


IJN – Yogyakarta | Massa Front Pembela Islam (FPI) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Yogyakarta terlibat baku hantam dan saling melemparkan batu di Jalan Wates KM 9 Dusun Ngaran Balecatur, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu 7 April 2019 sekira pukul 11.30 WIB.

Pantauan media Indojayanews.com, peristiwa tersebut terjadi ketika massa PDIP dengan membawa Logo Bendera ‘Tentara Langit’ melintas di depan Markas FPI yang juga merupakan Posko Pemenangan Capres No 02 Prabowo-Sandi.

Karena mendapat tantangan, massa FPI pun emosi dan mencoba melakukan perlawanan atas aksi tersebut. Massa PDIP pun sambil membleyer-bleyer Knalpot sambil meneriakan Hidup Jokowi-Amin dengan berteriak-teriak mengarah ke Posko Pemenangan Caprea No urut 02.

“Tiba-tiba Massa yang konvoi berhenti di depan Pintu Gerbang Markas FPI sambil membleyer-bleyer knalpot sambil meneriakan Hidup Jokowi-Amin dengan berteriak-teriak mengarah ke Posko tersebut,” kata warga setempat

Selanjutnya secara tiba-tiba massa yang berbalik arah langsung lari mengarah ke Markas FPI atau Posko Pemenangan Capres No 02.

Karena terhalang dengan pagar kawat yang dipasang di jalan masuk ke dalam Markas FPI maka massa PDIP tidak bisa masuk ke Posko dan massa PDIP pun melempari ke arah Posko dan mengenai kaca Mobil Jeep FPI  dengan Nomor Polisi (Nopol) B 18 FPI.

Polisi langsung membubarkan aksinya tentara langit, polisi dari kesatuan brimob langsung bersiaga meredam aksi tersebut. Massa tentara langit membubarkan diri.

Penulis : RS
Editor : Mhd Fahmi

Sumbrer : http://indojayanews.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.093 kali, 1 untuk hari ini)