Foto: surat penolakan Kirab Satu Negeri GP Ansor di Minangkabau


KIBLAT.NET, Jakarta – Ormas Paga Alam Minangkabau turut menolak acara Kirab Satu Negeri GP Ansor. Ketua Paga Alam Minangkabau, Ibu Aqil D Ghani menegaskan bahwa alasan penolakan ini karena GP Ansor dianggap anti terhadap atribut tauhid.

“Banser terang-terangan bersikap anti terhadap atribut kalimat tauhid sehingga bertentangan dengan adar budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi kalimat tersebut,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Jumat (21/09/2018).

Ia juga menilai bahwa GP Ansor dan Banser membawa ajaran Islam Nusantara. Ia menegaskan bahwa paham tersebut sudah ditolak oleh ulama, tokoh, dan umat Islam di Sumatera Barat.

“Ajaran Islam Nusantara sudah ditolak oleh Ulama Sumbar, para tokoh Sumbar, dan masyarakat Minangkabau pada umumnya,” jelasnya.

Menurut rilis yang diterima Kiblat.net, surat tersebut ditujukan kepada para pejabat daerah. Yaitu Kapolda, Gubernur Sumatera Barat, dab Danrem Sumatera Barat.

Sebagaimana diketahui, Kirab Satu Negeri GP Ansor sebelumnya juga ditolak di Riau. Yaitu di Siak dan Kepulauan Meranti. Masyarakat Riau menolak karena GP Ansor dianggap menyebarkan gagasan Islam Nusantara dan dinilai melakukan penghalangan terhadap kajian Ustadz Abdul Somad.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Sumber : kiblat.net

Simak Video dibawah ini

https://youtu.be/-PgCP2lgcbo

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.714 kali, 8 untuk hari ini)