Ilustrasi Foto islmdia


Kemana Megawati selama masa kampanye ini ? Benarkah Mega-Pro jilid II masih solid ? Ataukah MegaPro jilid II telah renggang ? Kenapa  Mega tidak turun gelanggang jadi jurkam ? Apa yang sedang dimainkan Mega ? Benarkah spekulasi Mega alami gangguan kesehatan ? Kenapa Jokowi dibiarkan sendirian ? Semua teka teki itu menjadi perspektif tersendiri, inikah tanda-tanda PDIP akan terjungkal di pileg nanti.

https://tamsh-news.com

***

Punya 8 ibu tiri

Megawati punya 8 ibu tiri, yakni Oetari, Inggit Garnasih, Hartini, Kartini Manoppo, Ratna Sari Dewi, Haryati, Yurike Sanger, dan Heldy Djafar.

Megawati lahir dari ayah, Presiden RI pertama, Soekarno dan ibunya bernama Fatmawati.

Punya 3 suami

Pertama disebut dengan “Pacul”, namanya Surindro, Surindro mengalami kecelakaan pesawat hilang smpai kini tidak ketahuan. Pesawat Skyvan T-701 yang dikendalikannya terempas di laut sekitar perairan pulau Biak, Irian Jaya, pada tanggal 22 Januari1970.

Surindro dan tujuh orang awak pesawatnya hilang tak diketahui rimbanya

Kedua, seorang diplomat Mesir yang kala itu sedang bertugas di Jakarta, yang bernama Hassan Gamal Ahmad Hasan. Hanya bertahan 3 bulan, sebab pernikahan Megawati dengan Hassan menjadi sorotan media massa.

Alasannya bahwa waktu itu Megawati masih terikat pernikahan yang sah dengan Surindro, suami pertamanya dan pada saat itu belum ada keputusan yang pasti dari pemerintah, dalam hal ini adalah Markas Besar) TNI-AU, mengenai nasib suami pertamanya itu yang jenazahnya sampai sekarang tak berhasil ditemukan.

Keluarga Bung Karno pun tak tinggal diam, mereka kemudian menyewa seorang pengacara, Sumadji namanya, guna membatalkan pernikahan Mega yang kedua yang kontroversial itu melalui penetapan keputusan oleh Pengadilan Tinggi Agama – Jakarta, akhirnya Hassan pun mengalah dan menyerah.

Ketiga, dengan Mohammad Taufiq Kiemas, rekannya sesama aktivis di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dulu.

Dari pasangan ini, maka lahirlah Puan Maharani, yang merupakan anak ketiga dari Megawati dan adalah anak pertama Taufiq serta satu-satunya.

Pada 17 Desember 2011, ia menjalani operasi pergantian baterai alat pemacu jantung di Rumah Sakit Harapan Kita.

Setelah menjalani perawatan di Singapore General Hospital, Singapura, pada hari Sabtu, 8 Juni 2013 pukul 19.05 waktu setempat, Taufiq menghembuskan nafas terakhir akibat gangguan ginjal.

Janazah dimakamkan secara militer pada 9 Juni 2013 di Blok M 114, Taman Makam Pahlawan Kalibata di samping makam kedua orangtuanya./ tribun-timur.com, diringkas.

***

Bahtsul Masail Ulama Jatim & Madura Sebut Pidato Mega Indikasi Lecehkan Agama

Posted on 13 November 2017 – by Nahimunkar.com

Megawati/ foto ksks

Salah satu hasil Bahtsul Masail ulama Jawa Timur dan Madura menyebutkan Pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut peramal masa depan bagi orang-orang berbicara masalah kehidupan fana mengarah pada pelecehan agama.

“Pernyataan yang disampaikan melalui pidato politik tersebut hukumnya haram. Pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan masalah; karena dapat menimbulkan keresahan masyarakat dan memuat indikasi kuat kearah pemahaman pelecehan agama,” kata salah satu mushohih KH Ma’shum Ali yang ikut dalam Bahtsul Masail.

Bahtsul Masail tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Mojo Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.

Kata Kiai Ma’shum, untuk menentukan hukum pidato Megawati dengan didasarkan pada Kitab Is’adur Rafiq Juz 2, pada halaman 93; bahwa pernyataan yang disampaikan melalui pidato politik tersebut hukumnya haram.

Dalam penutupan Bahtsul Masail itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri KH urul Huda meminta semua peserta dan undangan yang hadir untuk giat bekerja dan jangan hanya berada di tempat ibadah.

“Saya lebih suka bertemu saudara-saudara itu di sawah membawa cangkul atau berdagang di pasar. Bukan saatnya kita hanya berdoa, namun harus menunjukkan kerja nyata. Kita kaum nahdliyin, harus mempersiapkan kiai dan pemimpin masa depan yang mampu bekerja selain ibadah yang merupakan kewajiban utama,” ungkapnya.

Smber: suaranasional.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.629 kali, 1 untuk hari ini)