Mari kita simak pernyataan seorang Syaikh berikut ini mengnai setan bisu.

***

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata, …  siapa saja yg mengatakan kebatilan dan menyeru kpd kebatilan, maka ia termasuk golongan Syaithon Nathiq (setan dari manusia yg berbicara). Sedangkan siapa saja yg diam dari mengatakan kebenaran padahal ia mampu menyampaikannya, dan siapa saja yg tidak memerintahkan kpd yg ma’ruf dan tidak mencegah dr kemungkaran, serta tidak merubah apa yg wajib dirubah, tetapi ia diam sj padahal ia mampu berbicara dengan kebenaran, maka ia disebut setan yg bisu dari jenis manusia. Karena kewajiban seorang mukmin adalah mengingkari kebatilan, dan menyeru kpd yg ma’ruf (kebaikan) jika ia mampu menjalankannya. Hal ini sebagimana fimn Allah Ta’ala:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imron: 104)

Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

«مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ».

Artinya: “Barangsiapa diantara kamu yang melihat kemungkaran, hendaklah ia merubah/mencegah dengan tangannya (kekuasaannya). Jika ia tidak mampu, maka hendaklah ia merubah/mencegahnya dengan lisahnya (nasehat n peringatan, pent). Dan jika tidak mampu, maka hendaklah ia merubah/mencegahnya dengan hatinya (yakni merasakan tidak senang dan tidak rela). Dan yg demikian itu adalah selemah-lemah Iman”. (Diriwayatkan oleh Imam Muslim, dan Ahmad).

Dalil-dalil syar’i ini menjelaskan kpd kita akan wajibnya mengingkari kemungkaran sesuai dengan kemampuan kita (masing-masing). (Urutannya adalah) dengan tangan (kekuasaan), kemudian dengan lisan, kemudian dengan hati. Maka siapa saja yg diam dari mengingkari kemungkaran padahal ia mampu mencegah dan merubahnya, serta tidak ada penghalang baginya, maka dia adalah Syaithon Akhros (setan yg bisu dari jenis manusia).” (Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/18316)

https://www.nahimunkar.org/mengenal-ciri-ciri-setan-bisu-dan-setan-yang-berbicara/

(nahimunkar.org)

(Dibaca 921 kali, 1 untuk hari ini)