Memajang Foto Pernikahan di Medsos


Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 
 

Malu Tuh Bisa Putus Alias Hilang

 
 

Sebagian orang bahkan thullabul ilmu, saking girangnya menikah sampai lupa daratan alias kalap hingga matapun gelap.

 
 

Istrinya yang dipoles habis, difoto lalu dipajang di halaman Facebook, atau Twitter atau lainnya. Mereka merasa bangga mendapat like atau ucapan selamat, padahal tanpa ia sadari sejatinya itu ucapan selamat atas telah tersesat, karena tanpa sadar dengan pemajangan foto istrinya tesebut ia telah menjejakkan kakinya di tangga DAYYUTS, alias suami yang rasa malunya luntur bin hancur lebur.

 ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ، وَالدَّيُّوثُ. رواه أحمد والنسائي.

3 golongan orang yang kelak pada hari qiyamat Allah Azza wa Jalla tiada sudi melihat kepada mereka : anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru lelaki, dan lelaki DAYYUTS alias tiada memiliki rasa cemburu atas istrinya. HR. Ahmad dan An Nasai

 _______

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Sabt 18 Syawal 1437 / 23 Juli 2016

 

salamdakwah.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 125 kali, 1 untuk hari ini)