Memprihatinkan! Kasus tema ‘Tuhan Membusuk’ di UIN Surabaya ini menjadi sebuah konsekuensi logis. Karena dalam 30 tahun terakhir berkembang metode pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia yang diarahkan pada perguruan tinggi liberal.
Metode pendidikan liberal ini menghasilkan pemikiran-pemikiran liar, kurang beretika.
Inilah beritanya.
***

Kasus ‘Tuhan Membusuk’ Akibat Pendidikan Liberal

SEMARANG (SALAM-ONLINE): Kasus ‘Tuhan Membusuk’ yang jadi tema orientasi pengenalan kampus, sebagai akibat dikembangkannya pendidikan liberal. Pada pelaksanaannya metode pendidikan ini menghasilkan pemikiran-pemikiran liar yang dalam implementasinya melahirkan wacana-wacana yang cenderung kurang beretika.

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, DR Anis Malik Thoha mengatakan persoalan yang dipicu oleh tema Orientasi Akademik dan Cinta Almamater (OSCAAR) 2014 di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat ini menjadi sebuah konsekuensi logis. Karena dalam 30 tahun terakhir berkembang metode pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia yang diarahkan pada perguruan tinggi liberal.

Sebagai pimpinan sebuah perguruan tinggi Islam, Anis juga mengaku prihatin dan sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Ia juga menambahkan, hal ini tidak akan terjadi manakala semua pihak saling menyadari sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang memiliki tugas moral kepada para mahasiswanya.

Di Unissula sendiri, orientasi bagi mahasiswa baru dan lingkungan pendidikannya dikemas dalam bentuk pekan ta’aruf. Hal ini merupakan momentum untuk mengenalkan visi, misi, tujuan serta strategi pendidikan Unissula kepada mahasiswa baru.

“Hal ini penting untuk menanamkan pemahaman mahasiswa dengan misi mencetak generasi khaira ummah sebagai pilar- pilar peradaban Islam,” ujar Anis seperti dikutip Republika Online, Kamis (4/9).

Sebelumnya, kegiatan ospek OSCAAR 2014 mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel menuai kecaman dari berbagai kalangan. Karena dianggap menistakan agama. Hingga Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Abdul A’la pun harus meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. (RoL)

salam-online, Redaksi Salam-Online – Kamis, 9 Zulqaidah 1435 H / 4 September 2014 22:02

(nahimunkar.com)

(Dibaca 399 kali, 1 untuk hari ini)