Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin merasa khawatir dengan agenda deradikalisasi yang bertujuan agar masyarakat tidak agamais dan bermudah-mudah dalam beragama.

Lukman mengganggap bahwa dalam beragama sangat diperlukan sikap radikal.

“Deradikalisasi itu saya khawatir, mudah-mudahan tidak betul. Khawatir kalau beragama itu tidak usah terlalu dalam-lah. Agama itu ya, kulit-kulit luarnya saja. Tidak usah mengakar. Ini yang saya khawatirkan,” kata Lukman saat mengisi acara tentang radikalisasi di Islamic Book Fair di Senayan Jakarta, baru-baru ini.

Lebih dari itu, Menag menganggap bahwa deradikalisasi seolah-olah adalah deagamaisasi, yaitu upaya untuk menjauhkan dari agama.

“Deradikalisasi itu seakan-akan deagamaisasi, ” tegas Menag Lukman.(ts/voaislam)

By: eramuslim.com/Kamis, 1 Jumadil Akhir 1437 H / 10 Maret 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.052 kali, 1 untuk hari ini)