Menag Fachrul dinilai curiga ke orang2 sholeh, hafal Qur’an, bercelana cingkrang dll…

 


Tifatul Sembiring

@tifsembiring

 

Pak Menag, usul: ajak masyarakat mendekatkan diri kpd Allah dan berdoa agar bebas dari corona. Daripada curiga sama orang2 sholeh, hafidz Al-Qur’an, cingkrang dll…


Menag Sebut Radikalisme Masuk Masjid Lewat Anak Good Looking

Radikalisme masuk masjid-masjid disebut bermula dari masuknya orang berpaham radikal yang punya kemampuan keagamaan dan penampilan mumpuni.

cnnindonesia.com

 

9.42 AM · 3 Sep 2020·Twitter for Android


173 Retweet

19

Tweet Kutipan


554

Suka

 

Demikian cuitan Tifatul Sembiring @tifsembiring

***

{ إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ} [البروج: 10]

10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar. [Al Buruj:10]

{) وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا } [الأحزاب: 58]

58. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. [Al Ahzab:58]

Silakan simak berita ini.

***

 

Menag Sebut Radikalisme Masuk Masjid Lewat Anak Good Looking

 Menag Fachrul Razi mengungkap cara kelompok radikal menyusupkan pahamnya ke masjid-masjid. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

 

Jakarta, CNN Indonesia — 

Menteri Agama Fachrul Razi membeberkan cara masuknya kelompok maupun paham-paham radikalisme ke masjid-masjid yang ada di lingkungan pemerintahan, BUMN, dan di tengah masyarakat.

Salah satunya dengan menempatkan orang yang memiliki paham radikal dengan kemampuan keagamaan dan penampilan yang tampak mumpuni.

“Caranya masuk mereka gampang; pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan Bahasa Arabnya bagus, hafiz (hafal Alquran), mereka mulai masuk,” kata Fachrul dalam webinar bertajuk ‘Strategi Menangkal Radikalisme Pada Aparatur Sipil Negara’, di kanal Youtube Kemenpan RB, Rabu (2/9).

Fachrul menyatakan orang itupun perlahan-lahan bisa mendapatkan simpati dari para pengurus dan para jemaah masjid. Salah satu indikatornya, orang tersebut dipercaya menjadi imam hingga diangkat menjadi salah satu pengurus masjid.

Setelah mendapatkan posisi strategis tersebut, lanjut Fachrul, orang itu mulai merekrut sesama rekan-rekannya yang memiliki pemahaman radikal lainnya masuk menjadi pengurus masjid.

“Lalu masuk teman-temannya. Dan masuk ide-idenya yang kita takutkan,” kata dia.

Di sisi lain, Fachrul menegaskan bahwa masjid-masjid yang berada di lingkup institusi pemerintahan dan BUMN potensial disusupi oleh paham-paham radikal.

Bahkan, ia bercerita sempat mendengarkan ceramah yang berisikan pemahaman radikal ketika sedang ibadah Salat Jumat di salah satu masjid milik kementerian.

“Sehingga saya pernah ingatkan seorang menteri, karena saya pernah Salat Jumat di masjid itu, saya terkejut, saya WhatsApp ke menteri yang bersangkutan, ‘bu, bahaya sekali, kok Salat Jumat di situ khotbahnya menakutkan banget,” kata Fachrul, tanpa merinci kementeriannya.

Melihat hal itu, Fachrul mewanti-wanti agar seluruh rumah ibadah khususnya di lingkungan pemerintahan dan BUMN untuk mewaspadai gerakan dari kelompok radikal di masjidnya masing-masing.

Salah satu upayanya, kata dia, seluruh jajaran pengurus masjid di lembaga tersebut wajib diisi oleh pegawai yang bekerja di instansi yang bersangkutan.

“Pengurusnya harus pegawai pemerintah kalau masjidnya di lingkungan pemerintahan. Tak boleh ada masyarakat umum di situ ikut jadi pengurus [masjid],” kata Fachrul.

(rzr/arh)

CNN Indonesia | Kamis, 03/09/2020 05:15 WIB

***

Yang Paling Layak Dicopot: Mendikbud Nadiem, Menag Fachrul, dan Menkumham Yasonna Laoly


Posted on 21 Agustus 2020

by Nahimunkar.org



Nadiem, Yasonna, Fachrul. Foto/batamtodaycom

Ada tiga menteri yang layak dicopot oleh Presiden Joko Widodo. Yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Menteri Agama Fachrul Razi dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Itu menurut Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW).

https://www.nahimunkar.org/yang-paling-layak-dicopot-mendikbud-nadiem-menag-fachrul-dan-menkumham-yasonna-laoly/

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.135 kali, 1 untuk hari ini)