Jumat, 21 September 2012 11:12 WIB

Rabiatun Drakel — HARIAN TERBIT

JAKARTA — Menteri Agama Suryadharma Ali, bersama Menteri Perhubungan EE Mangindaan, didampingi Dirut Garuda Emirsyah Satar dan Ketua Komisi VIII DPR RI Ida Fauziah, melepas secara nasional dari 12 embarkasi calon jamaah haji (calha) Indonesia, kelompok terbang (kloter) pertama menuju Madinah Arab Saudi, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat (21/9).

Rombongan calhaj kloter pertama yang dilepas menuju tanah suci, menunaikan rukun Islam kelima ini, berasal dari Tangerang Provinsi Banten, embarkasi Jakarta Pondok Gede, sebanyak 454 orang, menggunakan pesawat Garuda bernomor penerbangan penerbangan GA 7101.

Dalam kesempatan ini Menag Suryadharma Ali berpesan, agar para jamaah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Contohnya kalau selama ini jamaâh di daerah masing-masing selalu dilayani, maka saat berhaji harus melakukan berbagai kegiatan termasuk makan sendiri-sendiri.

“Dengan kondisi yang tidak menentu, mulai dari makan sampai berkendaraan, diperlukan kesabaran dải setiap jamaah,” pinta Suryadharma Ali.

Selain hal tersebut lanjutnya, berhaji berarti berkumpul dengan orang banyak dari seluruh dunia, dan sangat padat. Dalam kondisi seperti ini, jamaah harus siap-siap untuk hal-hal yang darurat.

Karena bukan hanya makan, tapi shalat di Masjidil Haram pun, jamaah akan berdesak-desakan dengan lainnya. Dalam kondisi begini, bukan tak mungkin, jamaah akan bersentuhan fisik secara keras dengan lainnya.

“Bukan hanya itu, malah ada yang terinjak saat shalat,” ujar Suryadharma Ali seraya menambahkan, disini diperlukan kesabaran. Sebab bila tidak sabar, kata Suryadharma Ali, itu akan menjadi kesengsaraan selama di Tanah Suci.

Begitu juga dengan kesehatan, ini juga menjadi kunci dalam melaksanakan ibadah haji. Mengingat, haji merupan ibadah yang memerlukan kesiagaân fisik. Dalam situasi yang berdesak-desakan, akan sangat rentan terhadap berbagai penyakit.

“Jaga makan, jangan sayang uang untuk membeli makanan dan buah,”pintanya seraya menambahkan, uang jangan untuk membeli oleh-oleh karena akan merepotkan jamaah, sebaiknya digunakan untuk membeli makanan.

Editor — Fenty Wardhany

http://www.harianterbit.com/2012/09/21/menag-lepas-kloter-pertama-calhaj/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 130 kali, 1 untuk hari ini)