Mencla Mencle Pernyataan Menag soal Haji, Netizen: Kok Gak Malu Ya Berbohong


Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tengah menjadi sorotan atas gagalnya jamaah haji Indonesia untuk bisa menunaikan ibadah haji tahun 2021 ini.

 

Yang bikin heran netizen, pernyataan Menag soal batalnya haji Indonesia tahun ini yang dinilai mencla mencle.

 

Pernyataan awal (sebelum pengumuman pembatalan haji), Menteri Agama Yaqut mengaku heran, tak bisa memahami alasan Indonesia belum mendapatkan izin untuk pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

 

Yaqut menyampaikan hingga, Senin (31/5/2021), pemerintah Arab Saudi belum memberi kepastian kuota jemaah haji untuk Indonesia.

 

Saudi hanya memberikan izin kepada 11 negara untuk dapat masuk ke wilayah tersebut, termasuk untuk ibadah haji. Indonesia tidak termasuk dalam 11 negara itu.

 

Yaqut pun heran, padahal menurutnya penanganan covid di Indonesia relatif bagus.

 

“Penanganan Covid saya kira menjadi isu penting. Penanganan Covid di Indonesia termasuk relatif bagus. Saya belum tahu kenapa warga Indonesia masih belum diizinkan masuk ke Saudi,” tuturnya, dikutip dari situs resmi Kemenag, Rabu, 2 Juni 2021.

 

Menurut Yaqut, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih terbilang rendah, dibandingkan sejumlah negara yang diizinkan masuk.

 

Amerika Serikat bahkan menjadi negara langganan peringkat satu dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

 

“Kalau diurutkan, USA tertinggi jumlah kasus Covid-19 di dunia. Perancis di urutan 8, Italia urutan 9, Jerman urutan 17, sementara Indonesia di urutan 19 jumlah kasus Covidnya,” kata Yaqut.

 

Akibat belum ada izin dari Saudi ini, berdasarkan simulasi Tim Mitigasi Haji Kemenag, tenggat waktu persiapan penyelenggaraan haji telah melewati batas akhir pada 25 Mei lalu.

 

“Berdasarkan simulasi yang kita lakukan, jika jemaah diberangkatkan sebanyak 5% saja, maka kita semestinya sudah mendapatkan kepastian kuota pada 25 Mei 2021. Itu sudah lewat. Bahkan, jika jemaah diberangkatkan hanya 1,8%, harusnya kepastian kuota tanggal 28 Mei. Sudah lewat juga,” ujar Yaqut dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI.

 

Tidak hanya menunggu kepastian izin dan kuota haji, pihak Indonesia pun melakukan loby ke Dubes Saudi.

 

Bertemu Dubes Arab Saudi, Menko Luhut Bersama Yenny Wahid Upayakan Kuota Haji 2021

 

Dalam cuitannya Yenny Wahid meminta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia agar Arab Saudi memberikan kuota haji 2021 kepada jamaah Indonesia. 

 

“Doakan ya teman2 agar perjuangan kita untuk mendapatkan kuota haji thn 2021 bagi jamaah Indonesia bisa tercapai,” tutur Yenny Wahid.

 

JADI JELAS KAN YA?? Gagalnya jamaah Haji Indonesia tahun ini karena TIDAK DIZINKAN SAUDI.

 

TAPI… KENAPA dalam pernyataan pembatalan haji, Menag Yaqut mengklaim pembatalan haji itu “Demi Keselamatan Jamaah”?

 

Batalkan Pemberangkatan Jamaah Haji 2021, Menag: Demi Keselamatan Jamaah

 

Pemberangkatan calon jamaah haji Indonesia pada musim haji 1442 Hijriyah/2021 Masehi dibatalkan. Keputusan ini diambil pemerintah melalui Kementerian Agama.

 

Dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (3/6/2021), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerangkan pembatalan pemberangkatan jamaah haji Indonesia karena situasi masih pandemi.

 

“Demi keselamatan jamaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jamaah haji Indonesia,” ujar Menag.

 

https://jakarta.suara.com/read/2021/06/03/144044/batalkan-pemberangkatan-jamaah-haji-2021-menag-demi-keselamatan-jamaah

 

***

 

SETELAH SEBELUMNYA “HERAN” SAUDI TIDAK MEMBERI IZIN MASUK INDONESIA, LALU KEMUDIAN LUHUT DAN YENNY WAHID LOBY DUBES SAUDI UNTUK MENDAPAT KUOTA HAJI 2021…

 

LALU KEMUDIAN SETELAH SEMUANYA TIDAK BERHASIL… KOK SEKARANG MENGKLAIM PEMBATALAN HAJI INI DEMI KESELAMATAN JAMAAH????

 

“Kok ngg malu ya

Bohong menjadi kebiasaan

Dikiranya rakyat bodoh semua,” komen netizen.



[PORTAL-ISLAM.ID] Jumat, 04 Juni 2021 BERITA NASIONAL

(nahimunkar.org)

(Dibaca 533 kali, 1 untuk hari ini)