Mengapa Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi? Tahukah Siapa Pemiliknya?

Oleh: *Tjahja Gunawan* (Wartawan Senior)

Maaf saya menyangsikan tujuan kunjungan Presiden Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi dalam rangka persiapan “New Normal” pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baiklah, sebelum membahas itu, saya awali uraian ini dengan menjawab pertanyaan atas judul tulisan ini. Ya, mengapa Presiden Jokowi hari Selasa siang (26/5) tiba-tiba mendatangi Mall Summarecon Bekasi ?

Padahal di Bekasi paling tidak ada dua mall besar lainnnya yang terletak di lokasi strategis yakni Metropolitan Mall dan Grand Metropolitan. Tahukah Anda siapa pemilik Summarecon Mall Bekasi ?

Dia adalah pengusaha properti Sutjipto Nagaria (79). Sutjipto adalah pendiri sekaligus pemilik   PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Selain di Bekasi, produk perusahaan properti yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini juga terdapat di Kelapa Gading Jakarta Utara, Serpong Tangerang, dan Bandung Jawa Barat.

Keberadaan mall yang dibangun Summarecon merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk properti lainnya yakni kawasan perumahan dan apartemen yang dibangun secara terpadu dalam satu kawasan.

Mari kita lihat kinerja keuangan perusahaan properti ini. Pada tahun 2019, pendapatan PT Summarecon Agung Tbk sebesar Rp 5,94 Trilyun sedangkan laba bersihnya Rp 514 Milyar.  Sedangkan liabilitas (utang) perseroan sepanjang tahun 2019 naik 5,2 persen menjadi Rp14,99 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp14,23 triliun.

Jajaran Orang Terkaya

Meski utang perusahaan besar, tahun 2015, Sutjipto Nagaria pernah masuk dalam jajaran orang terkaya versi Forbes dengan total kekayaan 400 juta dollar AS atau Rp 6 Triliun dengan kurs Rp 15.000 per dollar AS.

Kembali pada kunjungan Presiden Jokowi. Sebenarnya ada wabah atau tidak ada pandemi Covid19, kunjungan Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi telah memberi manfaat langsung dan keuntungan bagi perusahaan. Jika melihat perdagangan di BEI hari Selasa (26/5), harga saham PT Summarecon Agung Tbk naik 4,31 persen menjadi Rp 436 per saham.

Berdasarkan pengalaman saya sebagai wartawan ekonomi selama 20 tahun khususnya liputan di bidang properti, naik turunnya harga saham selain ditentukan faktor teknikal juga dipengaruhi faktor psikologis. Dalam situasi pasar keuangan global yang sedang lesu seperti saat ini, kunjungan Presiden Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi telah memberikan sentimen positif terhadap kenaikan saham Summarecon Agung.

Dari sisi teknikal, nyaris tidak ada faktor positif yang bisa mendorong kenaikan harga saham PT Summarecon Agung. Mengapa ? Karena secara umum industri properti saat ini juga sedang lesu. Kini penjualan berbagai produk properti pada umumnya menurun. Penjualan rumah, apartemen, kondominium serta produk properti komersial lainnya, sekarang sedang menukik tajam. Dalam situasi wabah Covid19 ini, masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan pangan dan sandang ketimbang keperluan papan (perumahan).

Keadaan tersebut diperparah dengan pemberlakuan PSBB. Sebab dengan adanya PSBB,  hampir semua pusat perbelanjaan modern juga harus tutup kecuali untuk tenant yang menjual kebutuhan pangan.

Oleh karena itu sekali lagi saya agak meragukan tujuan kunjungan Presiden ke Summarecon Mall Bekasi dalam rangka persiapan pemberlakuan “New Normal” pasca PSBB.

Apalagi Menko Polhukam Mahfud MD sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara menyatakan kebijakan “New Normal” di tengah pandemi virus corona (Covid-19) baru sebatas wacana dan belum ada keputusan resmi dari pemerintah.

“Sekarang ini pemerintah, saya katakan sebagai Menko Polhukam, ada wacana, belum keputusan wacana bagaimana tentang new normal ini,” kata Mahfud dalam sambutannya di acara Halal bi Halal IKA UNS yang disiarkan di kanal Youtube Universitas Negeri Sebelas Maret, Selasa (26/5).

Kalau kebijakan “New Normal” masih wacana, lalu tujuan kunjungan Presiden Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi untuk apa ? Apalagi perpanjangan pemberlakuan PSBB di Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Depok dan Kota serta Kabupaten Bogor baru akan berakhir tanggal 29 Mei 2020.  Memang seharusnya PSBB di lima wilayah kota dan kabupaten Bodebek itu berakhir Selasa (26/5/2020).

Namun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui Keputusan Gubernur yang ia teken pada 19 Mei 2020 meminta agar PSBB wilayah Bodebek menyelaraskan diri dengan periode PSBB Jawa Barat.

“PSBB Tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka Percepatan Penanggulangan Covid-19 dilanjutkan dengan skala proporsional sampai dengan tanggal 29 Mei 2020,” tulis Ridwan Kamil sebagaimana diberitakan portal berita Kompas.

Dari kunjungan Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi, terkesan penguasa bersikeras untuk sesegera mungkin memberlakukan “New Normal” (baca membuka mall). Padahal, kurva belum melandai? Padahal kebijakan yang sekarang saja amburadul?

Menurut Ustadz Yudha Pedyanto, sejatinya “New Normal” adalah tuntutan para kapitalis dan pemilik modal. Mereka tidak mau terus merugi. Para pemilik mall, para pemilik jaringan hotel besar, para pemilik maskapai penerbangan, para pemilik raksasa migas, mereka yang selama ini “sakratul maut” akibat pandemi berusaha untuk bangkit kembali.

Tentu saja mereka tinggal menekan para penguasa beserta kroni mereka. Toh mereka dulu jadi penguasa lewat pemilu yang kemarin di-support penuh oleh para kapitalis tersebut. Wallohu a’lam bishawab. (*)

#IndonesiaTerserah

***

✍🏻 Catatan Netizen Muslim BEKASI City:

*Aneh..!!??*

*Sebaik baik tempat adalah masjid..se-buruk2 tempat Pasar/mall*

#tanyakenapa?

 

Kiriman

Faisal Putra

    Jum, 29 Mei 06.17 kepada redaksi

***

Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ مَسَاجِدُهَا ، وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ أَسْوَاقُهَا

Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar. (HR. Muslim 671).

Kata an-Nawawi,

لأنها محل الغش ، والخداع ، والربا ، والأيمان الكاذبة ، وإخلاف الوعد ، والإعراض عن ذكر الله ، وغير ذلك مما في معناه ، والمساجد محل نزول الرحمة ، والأسواق ضدها

Karena pasar, umumnya dalah tempatnya orang curang, menipu, transaksi riba, sumpah palsu, menyalahi janji, tidak ingat Allah, dan aktivitas lainnya yang semakna. Masjid adalah tempat turunnya rahmat. Sementara pasar kebalikannya. (Syarh Shahih Muslim, 5/171).

Read more https://konsultasisyariah.com/26209-hukum-jalan-jalan-di-pasar.html

 

***

Gereja Kawasan Summarecon di Tangerang terbakar. Ini berita bulan lalu.

Kebakaran Melanda Gereja Bethel Indonesia di Serpong Tangerang

Posted on 27 April 2020

by Nahimunkar.org

 



Gereja Christ Cathedral di kawasan Paramount Serpong, Kabupaten Tangerang, terbakar hebat sejak pukul 08.00 pagi, Senin (27/4/2020)./ foto today.line.me/
 

https://youtu.be/J5XsFkQFAHE

Jakarta – Kebakaran terjadi di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Basilea Christ Chatedral Summarecon, Serpong, Kabupaten Tangerang. Api melahap bangunan sejak Senin pagi, 27 April 2020 sekitar pukul 08.00 WIB.

https://www.nahimunkar.org/kebakaran-melanda-gereja-bethel-indonesia-di-serpong-tangerang/

***

Tokoh teroris dari gereja Papua pembakar Masjid justru diundang ke Istana.

Ustadz Ditangkap, Pendeta GIDI Diundang ke Istana

Posted on 10 Agustus 2015

by Nahimunkarcom


Teroris GIDI pembakar masjid diundang dan dijamu di istana./ dok ist.

 

BEKASI (Panjimas.com) – Ustadz Syamsudin Uba prihatin dengan Presiden RI, Joko Widodo, sebagai pemimpin negara Muslim terbesar di dunia.

Pasalnya, Ustadz Syamsudin yang hanya berdakwah tentang aqidah dan ibadah di tanah kelahirannya ditangkap aparat karena dicurigai terlibat kasus terorisme.

Sementara, Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Dorman Wandikmbo yang diduga sebagai aktor intelektual kasus pembakaran Rumah Kios (Ruki) dan masjid Baitul Muttaqin di Tolikara justru diundang ke istana negara.

“Ini merupakan ketidakadilan terhadap umat Islam, maka para tokoh harus membuka mata bahwa Islam ini sedang diinjak-injak oleh orang-orang kafir,” kata Ustadz Syamsudin Uba saat ditemui usai mengikuti aksi dama Parade Tauhid Bekasi di GOR Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Ahad (9/8/2015).

“Kami hanya mengajak umat Islam untuk bersatu di bawah naungan tauhid malah ditangkap demi menghentikan dakwah. Tapi orang-orang yang ingin menghancurkan Islam malah diamankan, kompromi, kerjasama sambil tertawa diundang ke istana,” imbuhnya.

Atas realita tersebut, Ustadz Syamsudin menyayangkan sikap Presiden Jokowi, “Sangat disayangkan tindakan Presiden yang tidak berpihak pada umat Islam,” tegasnya.

Menurutnya, tragedi penyerangan jamaah shalat Idul Fitri yang berujung pada pembakaran Ruki dan Masjid Baitul Muttaqin itu sangat menyakitkan umat Islam.

“Tragedi Tolikara merupakan peristiwa yang sangat menyakitkan terhadap umat Islam,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyerukan kepada para ulama agar bangkit dan bersatu menyikapi fenomena yang terjadi di tengah bangsa ini.

“Jadi ini bukti nyata bahwa umat Islam sedang diinjak-injak dan dihancurkan. Maka kami mengharapkan kepada para ulama agar cepat bangkit, bersatu di bawah naungan tauhid,” tutupnya. [AW] SENIN, 24 SYAWAL 1436H / AUGUST 10, 2015

***

Doa Nabi Saw, Laknat Allah atas pemimpin yang menyulitkan Umat Islam

 
 

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ _أحمد ، ومسلم عن عائشة

Ya Allah, siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia mempersulit  urusan mereka, maka persulitlah dia. Dan siapa yang menjabat suatu jabatan dalam pemerintahan ummatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia.” (HR Ahmad dan Muslim dari Aisyah).

 وَمَنْ وَلِيَ مِنْهُمْ شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَعَلَيْهِ بَهْلَةُ اللَّهِ فَقَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا بَهْلَةُ اللَّهِ قَالَ : لَعْنَةُ اللَّهِ _ رَوَاهُ أَبُو عَوَانَة فِي صَحِيحِهِ

Dan barangsiapa memimpin mereka dalam suatu urusan lalu menyulitkan mereka maka semoga bahlatullah atasnya. Maka para sahabat  bertanya, ya RasulAllah, apa bahlatullah itu? Beliau menjawab: La’nat Allah. (HR Abu ‘Awanah dalam shahihnya. Terdapat di Subulus Salam syarah hadits nomor 1401).

Amien ya Rabbal ‘alamien.

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 680 kali, 1 untuk hari ini)