“Antrian tiket konser Lady Gaga di fX, Jakarta pukul 2 dini hari tadi (foto via @dilla_mariam)”, via@detikhot. / salingsilang.com

Manusia sudah tidak punya malu lagi. Lebih dari itu, menjadi peniru orang yang tidak punya malu pun jauh-jauh hari sudah dilakukan sebelum yang ditiru itu datang ke Indonesia. Penyanyi Lady Gaga yang oleh situs Islam di Jakarta disebut bintang porno dan pemuja syetan itu ternyata sebegitu digandrunginya, hingga konsernya di bulan Juni, tapi tiketnya dijual Sabtu lalu 10/3 2012 di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Di Jakarta,  manusia-manusia yang gandrung pada bintang porno dari Amerika negeri penyerang negeri-negeri Islam di manapun itu sudah diantri karcisnya. Loket  penjualan tiket baru dibuka pukul 10.00, Sabtu 10 Maret 2012. Namun para pengantri sudah berdatangan sejak Jum’at malam pukul 23.00 (9/3). Bahkan tidak malu sama sekali, dikhabarkan di antara mereka datang mengantri tiket itu dengan menirukan gaya berpakaian tapi telanjang (kasiat ‘ariyat, menurut hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), menirukan sang bintang porno.

Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah sangat mengancam:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

(MUSLIM – 3971) : Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Suhail dari Bapaknya dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada dua golongan penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat. (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul orang. (2) Wanita-wanita berpakaian, tetapi sama juga dengan bertelanjang (karena pakaiannya terlalu minim, terlalu tipis atau tembus pandang, terlalu ketat, atau pakaian yang merangsang pria karena sebagian auratnya terbuka), berjalan dengan berlenggok-lenggok, mudah dirayu atau suka merayu, rambut mereka (disasak) bagaikan punuk unta. Wanita-wanita tersebut tidak dapat masuk surga, bahkan tidak dapat mencium bau surga. Padahal bau surga itu dapat tercium dari begini dan begini.”

Sabdanya,” kasiyat ‘ariyat,” telah ditafsirkan:

  1. Bahwa mereka itu berpakaian dengan pakaian pendek yang tidak menutupi aurat yang harus ditutup,
  2. dan ditafsirkan bahwa mereka mengenakan pakaian tipis yang tidak menutupi kulitnya dari pandangan di baliknya,
  3. dan ditafsirkan juga bahwa mereka mengenakan pakaian ketat yang  memang menutupi kulit dari pandangan namun tetap menampakan lekuk dan bentuk kemolekan tubuh wanita.

فيض القدير – (ج 4 / ص 276)

(وإن ريحها ليوجد من مسيرة كذا وكذا) كناية عن خمسمائة عام أي يوجد من مسيرة خمسمائة عام كما جاء مفسرا في رواية أخرى.

Imam Al-Munawi menjelaskan dalam Faidhul Qadir:  Padahal bau surga itu dapat tercium dari begini dan begini  adalah kiasan dari 500 tahun. Artinya bau surga itu didapati (tercium bau wanginya) dari jarak perjalanan 500 tahun sebagaimana telah datang penjelasan dalam riwayat yang lain. (Faidhul Qadir juz 4 halaman 276).

Oleh sebab itu tidak boleh bagi wanita mengenakan pakaian-pakaian ketat/sempit seperti apa yang kini disebut celana lejing atau celana potlot yang mepet melekat pada kulit hingga lekuk-lekuknya pun kelihatan membentuk, dan juga rok mini ataupun atasan yang pendek dan sebagainya, kecuali hanya di hadapan suaminya saja, karena di antara suami isteri tidak ada aurat, berdasarkan firman-Nya  :

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حَافِظُوْنَ إِلاَّ عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَ

 المؤمنون 5-6

Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela (Al Mu’minun 5-6).

Inilah berita-beritanya.

***

Mengantre di Sabtu Pagi demi Lady Gaga

Lala Lubis 20 jam yang lalu

Lady Gaga akan menggelar konser  di Jakarta pada 3 Juni 2012. Kedatangan Lady Gaga ke Indonesia hanya satu dari serangkaian kegiatannya di Benua Asia. Untuk konser bertajuk The Born This Way Ball  ini, penyanyi asal Amerika itu diurus oleh promotor Big Daddy, yang sebelumnya sudah mendatangkan Linkin Park dan Roxette ke Jakarta.

Meski perhelatan akbar baru dieksekusi Juni mendatang, penjualan tiket sudah mulai dibuka hari ini, Sabtu 10 Maret 2012. Guna mengakomodasi kebutuhan tiket calon penonton, Big Daddy membuka loket pada tiga kota: Jakarta di FX Senayan; Surabaya di My Ticket Outlet dan Grand City; serta Bandung di Jalan Junjuan Dalam No. 11.

Di Jakarta, penjualan tiket dilakukan sejak pukul 10.00. Tapi nyatanya pelataran FX sudah dibanjiri calon pembeli tiket sejak dini hari tadi, tepatnya sekitar pukul 02.00. Entah karena mereka tidak sabaran atau takut kehabisan tiket, namun mereka rela menginap di ruang terbuka untuk Lady Gaga.

Bahkan menurut akun Twitter Lady Gaga Concert@GagaConcertID, calon pembeli tiket sudah berdatangan ke FX sejak pukul 23.00, Jumat 9 Maret 2012 kemarin. “Admin udah diantrian dan kata satpam terdekat, Sudah penuh mulai jam sebelas malam,” tulis @GagaConcertID.

Menjelang pagi, kerumunan orang di sekitar FX terus bertambah. Antrean semakin panjang dan mengular, padahal loket tiket belum juga dibuka oleh panitia.

“Semakin pagi, antrian tiket konser Lady Gaga semakin memanjang, ini masih di area luar fX RT “@tigyGaGa: detikhot Fx. http://lockerz.com/s/191052986, ” tulis@detikhot.

alaman FX memang penuh dengan pengantre tiket Lady Gaga, tapi di dalam lobi keramaian calon pembeli tidak kalah banyak. Panitia pun membuat putaran tali merah sebagai pembatas antrean penggemar Lady Gaga.

Big Daddy memang baru mendatangkan Lady Gaga pada Juni nanti. Tapi di antara para pembeli tiket, sejumlah Little Monsters, sebutan untuk penggemar Lady Gaga, sudah tampilan maksimal kala mengantre. Cara mereka berpakaian tampak tidak mau kalah dengan idolanya itu. (http://salingsilang.com)

***

Astagfirullah, Dari Mulai Anak-anak Hingga Ibu Hamil Antri Tiket Bintang Pagan dan Porno Lady Gaga

Antusiasme masyarakat dalam menyambut “The Born This Way Ball Tour Concerts” Lady GaGa terbilang sangat tinggi. Hal itu terbukti dari penjualan tiket pre-sale yang dijual di FX lifestyle X’enter, Jakarta, Sabtu (10/3).

Meski tiket baru dibuka Sabtu pagi pukul 09.00, namun calon pembeli sudah antri sejak Jum’at malam (9/3) dan terus dibanjiri masyarakat menjelang pagi.

“Kita ngantri dari jam segini karena takut nggak kebagian tiket. Belum tenang kalau nggak megang tiketnya,” ujar Tasya, 19 yang datang bersama tiga orang temannya dari Bekasi.

Seperti dikutip detikhot, dalam antrian itu, terlihat berbagai usia menyatu. Dari mulai anak-anak bahkan ibu hamil pun rela mengantri tiket konser GaGa. Beberapa aparat keamanan dari kepolisian setempat tampak berjaga-jaga. Panitia juga menyiapkan dua mobil ambulance sebagai tindak antisipasi. Penjaja makanan pun banyak terlihat di sana. Mereka coba mencari rejeki dari keramaian antrian tiket yang ada.

Total ada 10 outlet yang siap menjual 40 ribu tiket yang tersedia dengan variasi harga mulai dari Rp 465 ribu hingga Rp 2,25 juta. Rencananya, outlet akan dibuka hingga pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 11.30 WIB beberapa tiket habis, antara lain kelas Reserved Tribun dan Tribun 3.

Konser Gaga sendiri baru akan digelar pada 3 Juni mendatang di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Lady Gaga Pemuja Setan

Bagi para pemerhati konspirasi dan Yahudi, nama Lady Gaga sudah tidak asing sebagai artis penyembah ajaran musyrik Pagan. Seperti pernah dilansir Dailymail, salah satu pekerja di hotel Intercontinental, London pernah melaporkan bahwa penyanyi kontroversial tersebut telah meninggalkan cairan mirip darah dalam jumlah besar di bak mandi hotel.

Karenanya, pihak hotel pun curiga bahwa penyanyi berusia 25 tahun itu telah melakukan ritual pemujaan pada setan dengan media darah tersebut.

“Lady Gaga meninggalkan sejumlah besar darah di kamarnya setelah menempati salah satu ruangan pada musim panas lalu. Kejadian ini telah dilaporkan kepada petugas,” ungkap salah satu sumber padaTruthquake.

Selain itu, sumber lain juga mengungkapkan bahwa semua staf hotel sangat yakin GaGa telah mandi di sana, atau setidaknya menggunakan cairan itu untuk mendandani kostumnya yang selalu super aneh di atas panggung.

Maka hal itu sangat wajar, karena Lady Gaga memang terkenal sebagai boneka illuminati yang memiliki ritual pagan sebagai kewajiban.

Bintang Porno

Selain sebagai artis pemuja pagan, Lady Gaga juga dikenal sebagai perusak moral. Gaga pernah menjadi model sketsa bugil karya Tonny Bennett yang laku terjual dengan harga USD30 ribu atau setara R 272 juta.

Rencananya, semua keuntungan yang akan diperoleh dalam pelelangan sketsa yang sepintas terlihat kurang sempurna itu akan disumbangkan ke dua yayasan. Yaitu Exploring the Arts milik Tony Bennett dan Born This Way Foundation milik Lady Gaga. Diharapkan hasil dari pelelangan tersebut akan dapat menyokong kedua lembaga tersebut.

Sketsa itu dibuat oleh Tony saat Gaga menjalani sesi pemotretan Annie Leibovitz untuk majalah Vanity Fair, edisi Januari 2012.

Dalam sketsa tersebut, pelantun Born This Way itu tampak polos tanpa balutan sehelai benang pun sambil memegang sepuntung rokok. Di bagian pojok, terdapat inisial di pembuat sketsa, yang ditulis dengan nama Benedetto.

“Saya masuk dan berkata, ‘Ya, Tony, di sini kita’. Dan saya menjatuhkan jubahku, lalu masuk ke posisi,” kata Gaga dalam sebuah wawancara TV yang dikutip dari Aceshowbiz, Minggu (25/12/2011).

“Saya merasa malu dan berpikir, ‘Ini Tony Bennett. Mengapa saya telanjang?’,” sambungnya. Gaga dan Bennett merupakan teman duet dalam album ‘The Lady is a Tramp’.

Gaga memang selalu tampil dengan pakaian tipis. Hampir dalam tiap konsernya, Gaga tidak malu-malu tampil berbalut busana seronok. Karena itu tak heran, dalam sesi pemotretan ia mau difoto bugil. (Pz/berbagai sumber)

ERAMUSLIM > BERITA NASIONAL

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/astagfirullah-dari-mulai-anak-anak-hingga-ibu-hamil-antri-tiket-bintang-pagan-dan-porno-lady-gaga.htm
Publikasi: Sabtu, 10/03/2012 17:30 WIB

***

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka

Dialah (Allah) yang telah berfirman dalam Kitab-Nya yang agung:  “Tidak akan rela orang-orang   Yahudi   dan   Nasrani   kepadamu   hingga   kamu   mengikuti   millah   (agama)mereka.” (QS. Al-Baqarah: 120)

Dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang bersabda:     “Dan    pasti   kalian   akan   mengikuti   orang-orang   sebelum   kalian   setapak demi   setapak     dan   sejengkal    demi   sejengkal,   hingga   kalaupun     mereka   masuk      ke lubang biawak kalian pasti akan mengikutinya.” Kami (para sahabat, ed.) bertanya:

“Ya   Rasulullah,   jejak   orang-orang   Yahudi   dan   Nasrani?”   Beliau   menjawab:   “Siapa lagi kalau bukan mereka.” (Diriwayatkan dalam Shahihain; Fathul Bari juz XIII hal. 300 dan Muslim hadits no. 2669).

Juga,   Rasulullah pun   bersabda:    “Barangsiapa   yang   menyerupai   suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.” (Diriwayatkan Imam Ahmad dalam musnadnya juz II hal. 50, dan Abu Dawud dengan sanad jayyid hadits no.4031, dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ush Shaghir no. 6025).

Amma ba’du.

Wahai   Saudara-saudaraku   yang   mulia,   sesungguhnya   masalah      tasyabbuh terhadap      orang-orang      kafir  ini  merupakan       topik   yang   sangat    penting.    Islam menjadikan masalah ini termasuk dalam hal yang sangat diperhitungkan.

Nabi  telah menunaikan amanahnya. Beliau telah menyampaikan risalah dan     telah   menasihatinya.      Beliau   juga   telah   memperingatkan        dalam     beberapa hadits yang berkenaan dengan  tasyabbuh terhadap orang-orang kafir, baik secara global maupun secara detil.

Tetapi,    di  sisi  lain  sebagian    umatnya     justru   telah   terjerumus     ke  dalam jurang    tasyabbuh,   walaupun   berbeda   tingkat   dan   derajat  tasyabbuhnya,   sesuai dengan      kadar   kerusakan      yang   terjadi  pada    umat    dari   zaman   ke   zaman.   Oleh karena      itu  tidaklah    salah    kalau    kami    katakan     bahwa     kadar   tasyabbuh       yang menimpa   umat   Islam   di   zaman   kini   telah   mencapai   tingkat   yang   paling   kronis

dibanding keadaan yang telah menimpa pada umat-umat terdahulu.

Bila kami perhatikan, nampak sekali bahwa masalah  tasyabbuh ini kurang

mendapat       perhatian     dari   banyak     kalangan     termasuk      juga   dari   kalangan     para ulama. Di samping itu, kami melihat bila permasalahan ini diangkat ke hadapan kaum muslimin merupakan masalah yang tetap relevan dan sangat diperlukan.

Kita    akan    meninjau       masalah      ini  dari   beberapa      segi   saja    mengingat kompleksnya masalah ini. Dan, yang terpenting bagi kita adalah memahami hal-hal    yang    bersifat  ushul    (prinsip)    dan    beberapa     kaidah     mendasar      yang    harus dipahami       oleh  setiap    muslim.     Tentunya     agar   mereka     terhindar     jangan    sampai terjatuh   ke   dalam   lubang   perangkap  tasyabbuh  terhadap   orang-orang   kafir,   baik dalam   bidang   aqidah,   ibadah,   adat   dan   kebudayaan,   atau   dalam   pola   perilaku lainnya.     Dan     kami    akan     berusaha      menyajikan       masalah      ini  secara    ringkas mengingat keterbatasan waktu. (Naskah ini aslinya adalah bahan muhadlarah (ceramah) yang disampaikan di masjid An-Na’im, Riyadh. Tetapi kemudian    ada  yang  memohon    supaya   dibukukan.  Maka   kami  kabulkan   permintaan  tersebut  setelah membubuhkan beberapa catatan kaki dan sedikit keterangan).

BAB I

PENGERTIAN TASYABBUH

At-Tasyabbuh  secara   bahasa   diambil   dari   kata  al-musyabahah yang berarti meniru atau mencontoh, menjalin atau mengaitkan diri, dan mengikuti. At-Tasybih berarti    peniruan.    Dan   mutasyabihah       berarti  mutamatsilat     (serupa).    Dikatakan artinya serupa dengannya, meiru dan mengikutinya.

Tasyabbuh      yang    dilarang   dalam    Al-Quran    dan   As-Sunnah      secara    syar’i adalah     menyerupai     orang-orang     kafir  dalam    segala   bentuk    dan   sifatnya,   baik dalam     aqidah,   peribadatan,     kebudayaan,      atau   dalam    pola   tingkah   laku   yang menunjukkan ciri khas mereka (kaum kafir, ed.).

Termasuk dalam  tasyabbuh yaitu meniru terhadap orang-orang yang tidak

shalih,   walaupun   mereka   itu   dari   kalangan   kaum   muslimin,   seperti   orang-orang fasik,   orang-orang     awam    dan   jahil,  atau   orang-orang     Arab   (badui)   yang   tidaksempurna      diennya     (keislamannya),     seperti   yang    akan   kami    terangkan     nanti, insya Allah.

Oleh karena itu, secara global kita katakan bahwa segala sesuatu yang tidak termasuk       ciri  khusus     orang-orang      kafir,  baik    aqidahnya,     adat-istiadatnya, peribadatannya,   dan   hal   itu   tidak   bertentangan dengan nash-nash serta   prinsip- prinsip    syari’at,  atau   tidak   dikhawatirkan     akan    membawa      kepada     kerusakan, maka tidak termasuk tasyabbuh. Inilah pengertian secara global.

(Man tasyabbaha biqoumin Fahuwa Minhum = Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka =                               Oleh:  Dr.Nashir Bin Abdul Karim Al-Aql 2002 www.perpustakaan-islam.com – Islamic Digital Library )

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.689 kali, 1 untuk hari ini)