Nukilan ? ❝Makanya saya jujur saja, sangat aneh sekali jika ada orang-orang yang ngomong seperti ini :

“Kalo maulid Nabi, ente anggap bid’ah karena gak ada di zaman Nabi, ya udah ente gak usah FACEBOOKAN, karena FACEBOOK juga gak ada di zaman Nabi, ente gak usah naik mobil atau motor, karena mobil atau motor juga gak ada di zaman Nabi, ente juga kalo pergi haji jangan pake pesawat, karena pesawat juga gak ada di zaman Nabi, ente pergi haji ke arab harus naik ONTA biar gak jadi bid’ah !!!”❞

selengkapnya ?

“Berhati-hatilah kalian dari setiap perkara yang baru (dalam agama), karena setiap perkara yang baru (dalam agama) adalah BID’AH, sedangkan setiap BID’AH adalah SESAT, dan setiap kesesatan tempatnya adalah di NERAKA”. (HR. Jama’ah, tarikh salafus soleh, dishahihkan oleh Syeikh Albani dalam silsilah hadist ash-shahih)

Dalam hadist tersebut, Nabi Muhammad sudah menjelaskan bahwa setiap BID’AH dalam perkara AGAMA adalah SESAT, dan setiap kesesatan, tempatnya adalah di NERAKA !!

Jadi yang dinamakan dengan BID’AH DHOLALAH adalah bid’ah yang berkaitan dengan syariat, bid’ah yang diada-adakan dalam urusan agama, karena syariat dalam agama islam ini sudah SEMPURNA, tidak perlu ditambah-tambah lagi, apalagi sampai dikurang-kurangi …

” … Pada hari ini telah AKU sempurnakan bagimu AGAMAMU …” (QS. Al Maidah: 3)

Jadi syariat islam ini sudah SEMPURNA, tidak boleh ditambah-tambahkan syariatnya, apalagi sampai dikurang-kurangi syariatnya ..

Jadi yang dinamakan BID’AH DHOLALAH adalah bid’ah dalam urusan agama atau bid’ah dalam syariat … kalo dalam urusan dunia, tidak termasuk bid’ah, kalo segala sesuatu yang baru yang tidak ada pada zaman Rasulullah dan hal itu ada kaitannya dengan perkara duniawi, maka itu bukan bid’ah namanya, tapi PERKEMBANGAN ZAMAN ….

Makanya saya jujur saja, sangat aneh sekali jika ada orang-orang yang ngomong seperti ini :

“Kalo maulid Nabi, ente anggap bid’ah karena gak ada di zaman Nabi, ya udah ente gak usah FACEBOOKAN, karena FACEBOOK juga gak ada di zaman Nabi, ente gak usah naik mobil atau motor, karena mobil atau motor juga gak ada di zaman Nabi, ente juga kalo pergi haji jangan pake pesawat, karena pesawat juga gak ada di zaman Nabi, ente pergi haji ke arab harus naik ONTA biar gak jadi bid’ah !!!”

Subhanallah …

Begitulah gambaran dari ucapan orang-orang yang awam atau jahil, sehingga dia tidak bisa membedakan mana yang dinamakan dengan bid’ah dan mana yang dinamakan dengan hasil produk dari PERKEMBANGAN ZAMAN …

Kalo anda mengatakan bahwa bid’ah dalam perkara agama ada yang disebut dengan bid’ah HASANAH, maka anda sama saja menganggap bahwa tidak semua kesesatan itu ada di neraka, karena ada menganggap bahwa bid’ah itu ada yang baik … sedangkan Nabi mengatakan setiap bid’ah dalam urusan agama adalah kesesatan, sedangkan kesesatan tempatnya di NERAKA !! tapi anda justru mengatakan ada bid’ah yang baik ?? berarti menurut anda gak semua bid’ah itu sesat, dan gak semua kesesatan itu di neraka ??? Nauzubillah … jadi menurut anda, ada juga gitu kesesatan yang tempatnya di SURGA ???

inalillahi ..
inalillahi …

Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, beliau adalah seorang sahabat Nabi yang mulia, beliau adalah anak dari Umar bin Khattab .. beliau pernah berkata :

“Sesungguhnya setiap BID’AH (dalam perkara agama) adalah SESAT, walaupun kebanyakan manusia menganggapnya BAIK ….” (silsilah ash-sohabah ‘ajmain)

via wallnya Ustadz Abdullah Taslim..??

Via FB NHawadaa Chan

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.456 kali, 1 untuk hari ini)