Mengikuti Upacara Natal Bersama Bagi Ummat Islam Hukumnya Haram.

Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H

7 M a r e t 1981

Komisi Fatwa

Majelis Ulama Indonesia

Ketua: K.H.M SYUKRI GHOZALI

Sekretaris: Drs. H. MAS‘UDI

Sumber: Himpunan Fatwa Mejelis Ulama Indonesia 1417H/ 1997, halaman 187-193

Ilustrasi spanduk/hsbh

***

Menjawab Penghujat

Bagaimana kalau ada yang nyinyir: Ngapain muat-muat fatwa beginian. Toh para pejabat yang tidak sayang kepada Islamnya dan golongan terbalik yang justru kasih-kaishan dengan orang kafir ya tetap akan bercengkerama dengang kafirin?

Jawaban cukup dibacakan ayat ini:

وَإِذۡ قَالَتۡ أُمَّةٞ مِّنۡهُمۡ لِمَ تَعِظُونَ قَوۡمًا ٱللَّهُ مُهۡلِكُهُمۡ أَوۡ مُعَذِّبُهُمۡ عَذَابٗا شَدِيدٗاۖ قَالُواْ مَعۡذِرَةً إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَلَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ١٦٤ [سورة الأعراف,١٦٤]

Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: “Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?” Mereka menjawab: “Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa [Al A’raf164]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.639 kali, 1 untuk hari ini)