.

Saya sering menemukan orang-orang yang update status di Facebook tentang Ibadah. Mau Sholat update status dulu, mau ngaji update status dulu, intinya, banyak sekali orang yang mengumbar ibadahnya di Facebook/Jejaring-jejaring sosial lainnya. Saya hanya bisa tersenyum saat melihat status-status seperti ini. Dalam hati saya berpikir, ada apa dengan orang ini? apa pentingnya update status kaya’ gitu? . 

Menurut saya, update status yang seperti ini sangatlah tidak diperlukan, bahkan akan merusak pahala-pahala ibadahmu. Allah SWT. berfirman :

{فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5) الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ } [الماعون: 4 – 6]

“Maka celakalah orang yang salat. (yaitu) orang-orang yang lalai dalam salatnya. yang berbuat ria” Al-Maun ayat 4-6

Dari ayat di atas dapat disimpulkan bahwa, orang yang melakukan ria dalam ibadahnya, maka ibadah tersebut tidak mendapatkan pahala. Sia-sialah apa yang dia kerjakan.

Lebih baik jangan mengumbar ibadahmu di jejaring sosial, bisa jadi niatmu nanti tergoyahkan dengan pujian-pujian dari orang lain. Bisa jadi, kamu nanti melakukan ibadah bukan hanya karena Allah, tapi karena ingin dipuji oleh orang lain. Sangatlah disayangkan orang yang ibadahnya tidak diterima hanya karena meng-update status yang sama sekali tidak penting di jejaring-jejaring sosial.

/belajarislamedisiramadhan/ Posted by : Alphonse Jephy Rabu, 21 Agustus 2013

(nahimunkar.com)

(Dibaca 10.816 kali, 1 untuk hari ini)