•  

    ***

    Menolak Lupa… Mahfud MD Pernah Mengingatkan : Awas!!! Ada Triliunan Dana Masuk ke Indonesia agar Zina dan LGBT Dibolehkan

     

    LGBT jadi trending kembali usai diangkat disebuah channel YouTube. Beberapa waktu lalu, pakar hukum tata negara Mahfud MD mengemukakan praktik lesbian, gay, biseksual, dan transgender, atau LGBT, serta zina jelas dilarang di Indonesia. Hal itu pun bertentangan dengan konstitusi yang berlaku di Tanah Air.

     

    Mahfud juga memperingatkan kepada seluruh aktivis Islam agar mewaspadai pergerakan LGBT. Karena diisukan ada dana sekitar US$180 juta, atau setara Rp2,4 triliun masuk ke Indonesia dari organisasi luar negeri untuk meloloskan zina dan LGBT boleh ada di Indonesia.

     

    “Jadi, ini bila nanti datang ke anggota-anggota DPR, ini bisa lolos. Sebab itu, aktivis-aktivis datangi DPR. Kalau ini lolos juga, berarti Anda menerima bayaran itu, gitu aja,” ujar Mahfud di acara Indonesia Lawyer Club, beberapa tahun lalu.

     

    Dengan demikian, Mahfud berharap, pelarangan itu bisa dilakukan oleh pihak legislatif atau DPR, bukan Mahkamah Konstitusi. Sebab, dalam membuat undang-undang hanya legislatif yang bisa melakukan, sedangkan MK tidak bisa keluarkan sebuah norma.

     

    “Jadi, hentikan caci maki dan tidak ada yang menyatakan LGBT dan zina dibenarkan, sebab semua itu ada di ranah legislatif,” ujarnya.

     

    Untuk itu, Mahfud juga berharap, sejumlah aktivis Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah ramai-ramai datang ke DPR untuk mendorong Undang-undang KUHP dapat menghukum perbuatan zina dan LGBT secara pidana. Sebab, sekarang ini belum final. Separuh fraksi setuju untuk dijadikan hukum pidana, separuh lagi tidak.

     

    “Jadi, NU dan Muhammadiyah jangan sampai kecolongan. Karena, DPR dan pemerintah sudah akan mengesahkan ini, sudah rampung 90 persen, tapi soal zina ini di-pending, karena kontroversinya. NU dan Muhammadiyah datang ke DPR. Agama-agama lain juga datang, karena itu merusak Zina itu,” ujarnya

     

    Perlu diketahui, pembahasan terkait UU KUHP yang memasukkan zina dan LGBT sebagai perbuatan pidana masih tertahan di DPR.  Sebab, separuh anggota DPR belum setuju hal itu masuk kriminalisasi dan separuh lagi menyatakan tidak masuk sebagai tindak kriminal.

     

    Padahal, pada 1998 pemerintah Indonesia menandatangani deklarasi hak asasi manusia di Kairo yang menyatakan bahwa agama akan menjadi sumber hukum. Dan, seluruh agama mana pun tidak suka perzinaan dan pantas di kriminaliasi menjadi aturan hukum.

     

    Mahkamah Konstitusi juga memutuskan menolak permohonan memperluas pasal perzinahan di KUHP. Putusan MK dihasilkan lewat ‘dissenting opinion’ dengan komposisi 5:4.

     

    “Amar putusan mengadili menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK, Arief Hidayat di persidangan.

     

    Dalam putusan yang dinyatakan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak memiliki kewenangan untuk membuat aturan baru.

     

    Mahkamah juga menyatakan bahwa pasal-pasal KUHP yang dimohonkan untuk diuji-materi, tidak bertentangan dengan konstitusi.[wartaberita]

    [PORTAL-ISLAM.ID] Selasa, 10 Mei 2022 BERITA NASIONAL

    ***

    Keprihatinan di Tengah Kecolongan, LGBT pun Melenggang, Dikhawatirkan Azab Menimpa


    Posted on 15 Desember 2017

    by Nahimunkarcom

    KIAMAT MAKIN DEKAT Barusan Mahkamah Konstitusi(MK) memutuskan Bahwa ZINA, GAY LESBI (LGBT) diBOLEHKAN di Indonesia dan tidak akan Kena Pidana Hukuman.

    Allah Mengazab Kaum Sodom, Kini Manusia Justru Kucurkan Dana demi Meneruskan Kejahatan Kaum Sodom


    UNDP Kucurkan Dana U$8 Juta Dukung LGBTI, Pemerintah Indonesia Dapat Bagian.

    Silakan simak tulisan-tulisan berikut ini.

    ***

    LGBT dilegalkan, PKI dianggap sesuai dg Pancasila, aliran kepercayaan disamakan dg Agama, ulama dikriminalisasikan, iman dg Allah dan akherat dianggap ramalan, semua dilakukan penguasa atas nama pancasila dan undang undang dasar 45, adakah ksatria, adakah nasionalis sejati, adakah mujahid sejati, kepemimpinan Indonesia hari berganti kepada Para Pencinta Kebenaran Sejati.

    Via FB Mu’inudinillah Basri

    ***

    [KECOLONGAN]!!! Ketika WARGANET sibuk isu banjir, legalitas LGBT menang di sidang MK.


    Kedudukan hukum LGBT dan penyimpangan sex jelas bertentangan dengan Pancasila. Maka dapat dikatakan mereka adalah para antipancasila yang menafikkan norma 6 agama yang sah di negara ini. Titik!

    KIAMAT MAKIN DEKAT Barusan Mahkamah Konstitusi(MK) memutuskan Bahwa ZINA, GAY LESBI (LGBT) diBOLEHKAN di Indonesia dan tidak akan Kena Pidana Hukuman. @maspiyuuu @NetizenTofa @ronavioleta @BoengParno @CondetWarrior @RestyCayah @Muslim_Bersatu1 @ardi_riau @arwidodo @ssirah pic.twitter.com/DzLA9awuiJ

    ***

    Allah Mengazab Kaum Sodom, Kini Manusia Justru Kucurkan Dana demi Meneruskan Kejahatan Kaum Sodom


    Posted on 15 Februari 2016 – by Nahimunkarcom

    UNDP Kucurkan Dana U$8 Juta Dukung LGBTI, Pemerintah Indonesia Dapat Bagian.

    Mari kita simak peringatan dari Allah Ta’ala.

    Allah Ta’ala telah mengazab kaum sodom, kaumnya Nabi Luth ‘AS yang bejat tingkahnya dengan melakukan sodomi alias homosex:

    {فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ (82) مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ} [هود: 82، 83]

    Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim. [Hud,82-83]

    Dalam kisah diazabnya kaum sodom itu, pemimpin yang telah memperingatkannya, yaitu Nabi Luth ‘alaihissalam dan para pengikutnya yang beriman, mereka diselamatkan oleh Allah Ta’ala dari Azab.

    وَلُوطًا إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ أَتَأۡتُونَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنۡ أَحَدٖ مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٨٠ إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةٗ مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ ٨١ وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓاْ أَخۡرِجُوهُم مِّن قَرۡيَتِكُمۡۖ إِنَّهُمۡ أُنَاسٞ يَتَطَهَّرُونَ ٨٢ فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ كَانَتۡ مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ٨٣ وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِم مَّطَرٗاۖ فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ٨٤ [سورة الأعراف,٨٠-٨٤]

    80. Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu? 81. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas, 82. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri”, 83. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan), 84. Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu [Al A’raf,80-84]

    Sebaliknya, bagaimana jadinya kalau pemimpin suatu negeri, bahkan berbagai negeri justru mendukung dan mendanai kerusakan dan kebejatan moral yang terkutuk dan telah diazab itu seperti berita terbaru sekarang ini?

    Ancaman Allah Ta’ala pun jelas tegas:

    {وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا (16) وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُونِ مِنْ بَعْدِ نُوحٍ وَكَفَى بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا } [الإسراء: 16، 17]

    Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya, 17. Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya [Al Isra”,16-17]

    Dahsyatnya ancaman Allah Ta’ala itu sangat penting untuk diperhatikan dan direnungkan. Apalagi di saat adanya berita bahwa  UNDP Kucurkan Dana U$8 Juta Dukung LGBTI, Pemerintah Indonesia Dapat Bagian.

    Ingat, ular besar yang sebenarnya biasa nguntal (menelan) mangsa yang lebih besar dari badan ular itu sendiri pun mampus merana ketika menelan sembarang binatang. Misalnya menelan landak, maka ular itu akan sobek dan mampus karena tertusuk duri-duri landak.

    Dana untuk mendukung LGBTI bukan sekadar seperti tajam dan bahayanya duri landak. Meskipun demikian, kalau memang maunya lebih nista dibanding ular rakus yang akhirnya mampus merana…, ya semoga saja Allah Ta’ala menyelamatkan Umat Islam (yang elama ini seolah senantiasa jadi sasaran), padahal Umat Islam telah jijik dengan kelakuan menjijikkan itu.

    Peringatan tegas ini bukan karena ingin dipanjang lebarkan, atau dilebih-lebihkan, tetapi memang sangat perlu disampaikan, karena manusia masa kini terutama yang sedang memegang kendali kekuasaan di dunia memang kelakuannya menjijikkan (itupun yang jadi sasaran biasanya adalah Umat Islam), seperti berita berikut ini:

    ***

    UNDP Kucurkan Dana U$8 Juta Dukung LGBTI, Pemerintah Indonesia Dapat Bagian

     

    Selengkapnya simak di sini: https://www.nahimunkar.org/keprihatinan-di-tengah-kecolongan-lgbt-pun-melenggang-dikhawatirkan-azab-menimpa/

     

    (nahimunkar.org)