Yang jadi korban teroris adalah ratusan umat Islam yang sekarang terpaksa mengungsi di tenda-tenda yang berada di halaman Koramil dan Polres. Tapi yang dikunjungi dan disantuni Mensos Khofifah Indar Parawansa justru 12 terorisnya dari Gereji Injili di Papua.

Benar-benar menyakiti Umat Islam!

***

Teroris Gereja Injili Malah Dapat Santunan Dari Mensos

Redaksi – Selasa, 5 Syawwal 1436 H / 21 Juli 2015 15:38 WIB

Tolikora002

Teroris Gereja Injli Mendapat santunan dari mensos

Eramuslim.com – Rezim Jokowi benar-benar tidak masuk akal sehat. Dalam kunjungannya ke Papua, Mensos Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri menengok para pelaku teror, pelaku penyerangan, yang ditembak polisi kakinya karena menyerang petugas dan tidak menghiraukan tembakan peringatan, ke RSUD Karabaga, Wamena (21/7).

Salah seorang teroris bernama Tines Wenda, ditembak di lengan bagian kiri. Kondisinya saat ini sudah mulai membaik dan ia nampak senang saat dikunjungi kedua menteri tersebut. Yang tidak masuk akal, Mensos malah menyerahkan santunan dari pemerintah kepada pelaku teror ini. Semua pelaku teror, ada sekira 12 orang, akan mendapat santunan dari pemerintah yang notabene uang santunannya berasal dari pajak yang dibayarkan rakyat kepada rezim ini.

Jika Mensos dan Menteri PPPA, dan siapa pun pejabat Jokowi cerdas, yang korban adalah ratusan umat Islam yang sekarang terpaksa mengungsi di tenda-tenda yang berada di halaman Koramil dan Polres, bukan mereka yang sekarang tengah tergeletak di rumah sakit akibat ditembak aparat. Yang menderita luka tembak adalah para teroris, bukan korban!(rz)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 782 kali, 1 untuk hari ini)