MEDIA NKRI INFO – Rencana aksi umat Islam pada 4 November 2016 yang menuntut proses hukum pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah “diplintir” pendukung Ahok yang juga loyalis Joko Widodo.

Ramai dibuhulkan di sosial media, pendukung Ahok menuding aksi umat Islam 4 November 2016 bukan hanya untuk menjatuhkan Ahok, tetapi juga menjatuhkan Joko Widodo dari kursi Presiden.

Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, MS Kaban, menegaskan bahwa unjuk rasa umat Islam 4 November bukan untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo. “Unjuk rasa ummat Islam hanya minta ada penegakan hukum sama berlaku untuk Ahok karena ucapannya menista Islam. Kenapa hukum untuk Ahok seakan tumpul,” tegas MS Kaban melalui akun Twitter @hmskaban.

Dalam “kultwit’ di akun @hmskaban, MS Kaban menegaskan, kekecewaan dan ketidakpuasan ummat Islam terhadap Kapolri dan Kabareskrim, yang tidak segera memproses kasus Ahok, sangat wajar dan beralasan.

Secara khusus, MS Kaban berharap umat Islam dan aparat keamanan untuk tidak terprovokasi demi menghindari konflik di lapangan.

“Ummat Islam bersama tokoh Islam dan ormas Islam demo tuntut Ahok nista Islam semoga tetap damai tidak terpancing provokasi para penyusup. Juga kepada aparat keamanan periksa senjata masing-masing jangan ada peluru kecuali peluru karet. Satu korban tewas dapat memicu revolusi massa,” tegas @hmskaban.

Soal kemungkinan ekses aksi massa ke Jokowi, @hmskaban menegaskan: “Unjuk rasa bukan untuk jatuhkan Presiden Jokowi, unjuk rasa hanya minta Ahok dihukum. Jika ekses unjuk rasa berimplikasi ke Presiden itu taqdir.”

Sebelumnya, loyalis Ahok-Jokowi, Ulin Yusron di akun ‏@ulinyusron menulis: “Terkonfirmasi: demo 4 November 2016 bukan hanya untuk jatuhkan Ahok tapi juga jatuhkan Jokowi. Oh gitu muslihatnya.”

@ulinyusron menyertakan link video pernyataan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Dalam video tersebut dibubuhkan title: “Demo 4 November Untuk Menurunkan Presiden”. [ici]

Sumber: media-nkri.net/Thursday, October 27, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.657 kali, 1 untuk hari ini)